alexametrics
Selasa, 13 Apr 2021
radarbojonegoro
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Suporter Persibo Heran, Momentum Saling Komunikasi

Saat Anggota Exco Askab PSSI Mewakili Persibo

31 Maret 2021, 14: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

SETIA: Deretan suporter Persibo kala mendukung di stadion.

SETIA: Deretan suporter Persibo kala mendukung di stadion. (NURCHOLISH/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Elemen suporter heran terdapat anggota Askab PSSI Bojonegoro menjadi perwakilan Persibo dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Jatim. Padahal, kepengurusan atau manajemen Persibo belum jelas. Sementara itu, menurut Askab PSSI Bojonegoro, perwakilan adalah seseorang mendapat mandat dari manajemen lama.

Arif Setyawan koordinator Drago Tifoso Curva Nord mengatakan, mendapat kabar bahwa anggota askab PSSI setempat mewakili Persibo dalam KLB di Surabaya. Dia heran askab PSSI sudah memiliki Bojonegoro FC. Dan tidak mau ketika diminta mengurus Persibo.

Namun, ternyata anggotanya mewakili Persibo. Arif mengaku sebelumnya sudah mendapat kabar adanya surat dari Asprov PSSI Jatim diterima Abdullah Umar selaku menejemen lama. Setelah dikroscek, diserahkan ke Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro. Selanjutnya diserahkan ke askab PSSI.

Baca juga: Kekerasan terhadap Jurnalis Cederai Demokrasi

Setelah dikonfirmasi ke askab, ternyata dikembalikan ke Abdullah Umar. “Kemudian ada penunjukan yang mewakili. Apakah Lasmiran dapat surat mandat dari Umar?,” jelasnya. Menurut Arif, seharusnya sejak dulu ketika diserahkan ke pemkab, pihak-pihak terkait harus lebih aktif berkomunikasi. Terbuka kepada suporter. Sehingga bisa dikomunikasikan ketika ada kegiatan di tingkat provinsi atau pusat.

“Tidak seperti ini. Lempar tanggung jawab. Siapa yang mewakili,” ujarnya. Wakil Ketua Askab PSSI Bojo negoro Ali Mahmud menga takan dalam KLB Asprov PSSI Jatim digelar Sabtu (27/3) lalu, dari Bojonegoro terdapat tiga voter. Dari Askab PSSI Bojonegoro, Bojonegoro FC, dan Persibo. “Akhyar (Ketua askab PSSI) mewakili Askab PSSI Bojonegoro, saya selaku perwakilan Bojonegoro FC, dan ada seseorang yang diberi mandat mewakili Persibo,” jelasnya.

Menurut Ali, sesuai regulasi yang berhak mengikuti KLB adalah pemilik klub. Namun, ketika pemilik klub berhalangan hadir bisa diwakilkan dengan adanya surat mandat. Dan harus menyampaikan ke Asprov PSSI beberapa hari sebelum KLB. “Sesuai kepengurusan lama Umar yang hadir, namun bisa memberi mandat ke perwakilan jika tidak bisa hadir,” ujarnya.

Ali menegaskan, adanya perwakilan Persibo di KLB di luar urusan askab. Murni wewenang dari manajemen lama. Asprov masih mengacu pada kepengurusan lama. “Ketika di KLB sempat ketemu perwakilan Persibo, namun tidak berhak menjawab, manajemen lama yang bisa menjawab,” ungkapnya.

Sementara itu Abdullah Umar selaku menejemen lama belum memberikan konfirmasi terkait perwakilan Persibo dalam KLB Asprov PSSI. Ketika dihubungi melalui sambungan telepon tidak diangkat. Saat ditanya melalui pesan singkat, hanya dibaca. (irv)

(bj/rij/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news