alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Pintu Kuro Belum Bisa Dibuka

23 Februari 2021, 14: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

AIR MASIH TINGGI: Pintu kuro belum bisa dibuka. Hujan beberapa hari terakhir membuat air meninggi di sejumlah titik di Kecamatan Turi dan Kalitengah.

AIR MASIH TINGGI: Pintu kuro belum bisa dibuka. Hujan beberapa hari terakhir membuat air meninggi di sejumlah titik di Kecamatan Turi dan Kalitengah. (ANJAR DWI P/RDR.LMG)

Share this      

Radar Lamongan – Dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya Air (PUSDA) Lamongan memaksimalkan pompa di pintu air Kuro dan Melik. Pembuangan air itu terus dilakukan karena curah hujan masih tinggi di sejumlah titik di Kecamatan Turi dan Kalitengah.

‘’Ada bantuan pompa air dari BBWS lagi. Sebelumnya kapasitasnya 250 liter per detik, sekarang tambah satu pompa berkapasitas 500 liter per detik,’’ tutur Plt Kepala Dinas PUSDA Lamongan M Jufri kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (22/2).

Dua pompa tersebut diaktifkan di pintu air kuro. Jufri menjelaskan, sebelumnya terdapat dua pompa disel berkapasitas masing-masing sekitar seribu liter per detik. Sedangkan dua pompa mobil kapasitasnya masing-masing 500 liter per detik.

‘’Jadi terdapat pompa kapasitas 4 ribu liter per detik yang kita aktifkan di kuro,’’ terang Jufri saat dikonfirmasi via ponsel. Di pintu air Melik, lanjut dia, terdapat dua pompa berkapasitas masing – masing seribu liter per detik.

‘’Pintu Kuro sementara ini belum bisa dibuka karena airnya masih tinggi. Sampai sekarang kan selisihnya masih tinggi,’’ imbuh Jufri. Selain memaksimalkan pompa air, pembersihan eceng gondok juga dilakukan. ‘’Eceng gondok terutama di pintu air dan jembatan kita monitor dan bersihkan,’’ tukasnya.

Dia menjelaskan, banjir di Bengawan Jero akibat curah hujan beberapa hari terakhir yang cukup merata. Jufri memantau, curah hujan di alat penakar sekitar 60 mililiter. ‘’Dengan hujan yang merata membuat waduk dan rawa debit airnya penuh,’’ kata Jufri.

Dia mencontohkan Waduk Gondang yang airnya meluber. Limpasan di waduk yang terletak di Kecamatan Sugio tersebut sekitar 28 centimeter. Selain itu, sejumlah rawa di Pucuk, Sekaran, dan Babat kapasitas airnya over. ‘’Otomatis Bengawan Jero tinggi lagi, karena airnya lari ke sana,’’ tutur Jufri.

(bj/yan/ind/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news