alexametrics
Selasa, 02 Mar 2021
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Industri Mulai Bangkit, Pariwisata Masih Terpuruk

22 Februari 2021, 16: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

MASIH TERPURUK : Salah satu destinasi wisata di Wisata Bahari Lamongan (WBL) yang sepi pengunjung, sebagai dampak pandemi Covid-19.

MASIH TERPURUK : Salah satu destinasi wisata di Wisata Bahari Lamongan (WBL) yang sepi pengunjung, sebagai dampak pandemi Covid-19. (ANJAR DWI P/RDR.LMG)

Share this      

Radar Lamongan – Industri dan jasa di Lamongan mulai bangkit, sebagai terdampak pandemi Covid-19. Namun untuk pariwisata masih stagnan. Hal merupakan hasil monitoring Dinas Tenaga Kerja (Disnakertrans) setempat.

‘’Secara keseluruhan, industri sudah mulai bangkit. Lebih baik dibanding tahun lalu,’’ tutur Kabid Hubungan Industrialisasi (HI) Disnakertrans Lamongan, Lailatul Masruroh kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (21/2).

Menurut dia, sektor pariwisata yang hingga saat ini belum mampu bangkit di te ngah pandemi covid-19. Sehingga, pihak pariwisata harus melakukan efisiensi. ‘’Sektor pariwisata yang sangat kasihan. Kemarin kita monitoring ke WBL, Mazoogo, dan TKBR,’’ imbuh Laela, sapaan akrabnya.

Imbasnya, terang dia, karyawan di sana belum bisa bekerja secara penuh. Yakni, masih dibagi separo masuk dan separo harus libur. Tentunya dengan penghasilan yang diterima juga separo. ‘’Mau tidak mau itu harus dilakukan. Karena memang kenyataannya tetap buka, tapi tidak ada pengunjung,’’ tukasnya.

Apalagi, diakui Laela, pengelola Mazoogo tidak hanya memikirkan nasib karyawannya. Namun, mereka juga harus memikirkan suplai makanan untuk seluruh hewan peliharaan. ‘’Karena kan tidak bisa dikurangi takarannya. Jadi memang di Maharani Zoo lebih mementingkan pakan hewan, daripada penggajian karyawan,’’ katanya.

Bahkan, diakui Laela, pihak WBL dan Mazoogo harus kelimpungan membayarkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan Ketenagakerjaan. ‘’Sampai mereka membayar BPJS agak nyendat karena kondisi ini. Istilahnya yang bisa dilakukan saat ini, ya hanya bertahan saja,’’ pungkas Laela.

(bj/feb/ind/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news