alexametrics
Selasa, 02 Mar 2021
radarbojonegoro
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Satu Tahun Peralihan Persibo, Manajemen Belum Terbentuk

19 Februari 2021, 15: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Satu Tahun Peralihan Persibo, Manajemen Belum Terbentuk

Share this      

Radar Bojonegoro - Hari ini bertepatan 19 Februari, tepat satu tahun manajemen lama mengirimkan surat peralihan pengelolaan Persibo ke Bupati Bojonegro Cq Askab PSSI Bojonegoro. Memori ini tentu menjadi ingatan sejumlah suporter tentang kejelasan arah Persibo. Namun, setahun semenjak surat tersebut, status pengelolaan dan manajemen Persibo masih buram.

Upaya mediasi hingga sarasehan masih belum menunjukkan hasil. Momentum ini elemen suporter Persibo kembali mendorong titik terang kejelasan tim kebanggaan masyarakat Bojonegoro ini. Arif Setyawan, koordinator Drago Tifoso Curva Nord mengatakan, sudah satu tahun Persibo terombang-ambing tanpa nakhoda dan kejelasan. Pihaknya sudah sering kali mendesak agar pemkab setempat segera menentukan nasib Persibo.

‘’Nanti kalau kami demo sudah pasti melanggar protokol kesehatan. Pasti dibubarkan. Jadi kami minta agar mulai segera ada tindak lanjut yang jelas,” katanya kemarin (18/2). Menurut dia, satu tahun merupakan waktu lama. Merebaknya pandemi Covid-19 tidak relevan jika dijadikan alasan.

Mengingat fasenya kini menentukan status Persibo dan membentuk manajemen baru. Tapi, hingga saat ini nasib Persibo masih buram. Selama ini masih mengambang dan saling lempar bola. Arif mempertanyakan tindak lanjut pasca gelaran sarasehan Agustus 2020 lalu.

Bersama Bupati dan jajaran pemkab setempat, SKK Migas serta seluruh stakeholder sepak bola. Sebab, hingga kini juga belum ada hasil pasti. ‘’Itu (sarasehan) patut dipertanyakan. Untuk apa dikumpulkan tapi tidak ada tindak lanjut sampai sekarang,” jelasnya.

Sehingga ia meminta pemkab setempat kembali mengambil langkah. Menindaklanjuti keberlangsungan nasib Persibo. Apalagi sudah ada informasi resmi jika Polri mengizinkan gelaran turnamen pramusim 2021. Menjadi sinyal jika helatan sepak bola tanah air akan kembali bergulir.

‘’Ini sudah waktunya (menindaklanjuti nasib Persibo). Jadi saya rasa bola sudah ditangan bupati. Mau tidak mau memang harus menanggapi dan mengambil keputusan. Apapun itu keputusannya,” tutur dia.

Arif Bondet, Sekjend Boromania juga menyampaikan hal senada. Selain sudah satu tahun nasib Persibo abu-abu, sudah ada momentum jika persepakbolaan tanah air akan bergulir secara bertahap. ‘’Sebenarnya meski masih dalam pandemi Covid-19 dan belum ada helatan sepak bola, itu kesempatan menata kembali Persibo,” katanya kemarin (18/2).

Menurut dia, selama setahun ini masih belum ada kejelasan dalam hal apapun soal Persibo. Baik itu status, pembentukan manajemen, dan lain-lainnya. Berbagai hal terjadi selama satu tahun ini belum membuahkan hasil sesuai harapan. ‘’Cuma sekadar angin segar lewat saja. Intinya semua itu sampai sekarang tidak ada realisasinya,” ujar dia.

Arif menuturkan, selama ini pemkab pernyataannya masih membingungkan. Belum bisa secara tegas menyatakan sikap bersamasama akan menata Persibo dari awal. Khususnya terkait nasib Persibo dalam hal tubuh manajemen. ‘’Saya sebenarnya juga terkadang bingung. Dan ini sudah saatnya mencerahkan (kebingungan) itu semua. Mau sampai kapan lagi,” tandasnya.

(bj/rij/dny/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news