alexametrics
Selasa, 02 Mar 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Anggaran 2022 Dikoordinasikan dengan Bupati-Wabup Terpilih

19 Februari 2021, 11: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

TUNJUKKAN KEHARMONISAN: Ketua DPC PKB Tuban Noor Nahar Hussein yang juga wabup Tuban menyapa bupati dan wabup terpilih Aditya Halindra Faridzky-Riyadi saat pendaftaran di KPUK Tuban pada September 2020.

TUNJUKKAN KEHARMONISAN: Ketua DPC PKB Tuban Noor Nahar Hussein yang juga wabup Tuban menyapa bupati dan wabup terpilih Aditya Halindra Faridzky-Riyadi saat pendaftaran di KPUK Tuban pada September 2020. (ZAKKI TAMAMI/RDR.TBN)

Share this      

Radar Tuban - Tak hanya perubahan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2021 yang sudah dikoordinasikan Pemkab dengan bupati-wabup terpilih Aditya Halindra Faridzky-Riyadi. Kabarnya juga rencana APBD 2022 juga dikomunikasikan. Itu untuk merealisasikan visi-misi dan program bupati-wabup terpilih.

‘’Sebab pembahasan RAPBD untuk tahun berikutnya biasanya dilaksanakan Juni. Setelah itu baru pembahasan PAK tahun itu,’’ ujar sumber terpercaya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Menurut dia, kalau penyusunan RAPBD setelah pelantikan, visi misi dan program bupati-wabup terpilih khawatir belum dimasukkan. Karena itu, diperlukan koordinasi untuk menginventarisir persiapan RAPBD 2022. Wabup terpilih Riyadi tak mengelak ketika dikonfirmasi terkait koordinasi RAPBD 2022. Hanya saja, saat disinggung terkait pos anggaran tahun dengan, dia hanya tersenyum.

‘’Sesuai tahapan, awal tahun ngeten niki tahapan niku yang harus dilakukan untuk menentukan RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah),’’ ujarnya yang kemudian menyampaikan kemungkinan rencana kerja pembangunan daerah terkait program pemerintahan sebelumnya sama dengan program bupati-wabup terpilih.

Apakah pembangunan infrastruktur jalan diutamakan? Dijelaskan Riyadi, sebetulnya pihaknya baru sebatas koordinasi dengan pemerintahan sebelumnya. Dia juga mengatakan tidak bisa mengintervensi. Secara aturan etiknya memang harus begitu.

‘’Ini kan program pemimpin sebelumnya masih jalan. Mungkin kalau ada kesamaan mungkin pas programnya sama, gitu saja,’’ imbuhnya. Sebagai penerus, lanjutnya, program yang sama dan baik tetap di lanjutkan. Hanya program-program yang belum selesai, kewajiban bagi bupati-wabup terpilih yang meneruskan.

Disinggung terkait PABPD 2021, alumnus Universitas Sunang Bonang Tuban ini mengakui sudah koordinasi dengan pemerintahan daerah. ‘’Sedang dibahas lah,’’ jawab dia tanpa memberi penjelasan detail. Diberitakan sebelumnya, rombongan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dipimpin Sekda Tuban Budi Wiyana bersilaturahmi dengan bupati-wabup terpilih di rumah Aditya Halindra Faridzky, Jumat (5/2).

Dalam silaturahmi tersebut kabarnya juga membahas koordinasi perencanaan anggaran dan program pemerintah untuk 2021 dan 2022. Sampai berita ini ditulis, Aditya Halindra Faridzky belum bisa dikonfirmasi.

(bj/ds/zak/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news