alexametrics
Kamis, 21 Jan 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Bermasalah, Pemkab Copot Direktur Hotel GDK

14 Januari 2021, 13: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

ASET DAERAH: Hotel GDK di Jalan Trunojoyo ini perlu revitalisasi sistem dan kinerja. Hasil RUPS, direktur GDK dicopot.

ASET DAERAH: Hotel GDK di Jalan Trunojoyo ini perlu revitalisasi sistem dan kinerja. Hasil RUPS, direktur GDK dicopot. (NURCHOLISH/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro dan manajemen PT Griya Dharma Kusuma (GDK) melaksanakan rapat umum pemegang saham (RUPS) kemarin (13/1). RUPS berlangsung di ruang sinergy room gedung pemkab itu memutuskan mencopot direktur PT GDK Puri Wijaya.

Namun, pada RUPS kemarin belum ditentukan direktur baru yang mengisi jabatan badan usaha milik daerah (BUMD) sektor perhotelan itu. ‘’Ya benar, masa tugas saya sudah selesai,’’ tutur Puri Wijaya saat dikonfirmasi kemarin.

Puri menjelaskan, dirinya sudah diberhentikan sebagai direktur GDK oleh pemkab sejak akhir tahun lalu. Persisnya 30 Desember 2020. Namun, surat pengesahannya baru diteken saat RUPS kemarin. Kabar dihimpun Jawa Pos Radar Bojonegoro, Puri memang sudah diberhentikan sejak 30 Desember 2020.

Namun, pemkab masih memberinya waktu selama 14 hari. Yakni, hingga 13 Januari 2021 kemarin. Pemberian waktu itu untuk menyelesaikan berbagai masalah di GDK. Mulai tunggakan gaji karyawan, tunggakan air PDAM, hingga tunggakan listrik. Namun, hingga batas waktu diberikan, Puri tidak berhasil menyelesaikan masalah itu. Sehingga, hasil RUPS kemarin memutuskan untuk mencopot Puri dari jabatan direktur GDK.

Namun, Puri juga tidak mengetahui siapa direktur baru yang ditunjuk pemkab untuk menggantikannya. Sebab, RUPS kemarin hanya memutuskan memberhentikan dirinya sebagai direktur. Untuk pengisian direktur baru itu kabarnya hari ini (14/1) akan dilakukan rapat lagi.

‘’Besok (hari ini) masih ada rapat lagi di internal pemkab terkait hal itu,’’ jelasnya. Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Masirin membenarkan adanya RUPS itu. Namun, dia belum bisa menjelaskan hasil RUPS. ‘’Ya benar ada RUPS hari ini (kemarin, Red),’’ ujar Masirin kemarin.

Pihaknya masih belum berkoordinasi dengan bagian perekonimian terkait hasil RUPS itu. Bagian perekonomian adalah koordinasi BUMD milik pemkab. Termasuk yang menangani agenda RUPS di semua BUMD. ‘’Nanti saya koordinasikan dulu dengan bagian perekonomian untuk hasil RUPS itu,’’ jelasnya.

(bj/zim/rij/nae/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia