alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Kasus Kian Bertambah, Ruang Isolasi Tambahan Tak Cukup

13 Januari 2021, 17: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Kasus Kian Bertambah, Ruang Isolasi Tambahan Tak Cukup

(AINUR OCHIEM/RDR.BJN)

Share this      

Radar Tuban – RSUD dr R. Koesma Tuban kembali berencana menambah ruang isolasi pasien Covid-19. Itu menyusul kasus aktif yang terus bertambah. Utamanya pasien dengan gejala sakit yang menjalani perawatan di RSUD. Rencana tersebut disampaikan Direktur RSUD dr R. Koesma Tuban Saiful Hadi.

Dikatakan dia, penambahan ruang isolasi di Graha Aryo Tejo (GAT) masih belum optimal untuk menampung seluruh pasien dengan gejala sakit. ‘’Rencananya ada penambahan 17 ruang isolasi baru,’’ kata Saiful, sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Artinya, jika ditotal dengan ruang isolasi yang sudah ada, yakni 60 bed atau tempat tidur pasien, maka baru 77 bed yang tersedia. Sementara itu, saat ini rata-rata jumlah pasien yang masuk rumah sakit mencapai 100 orang per hari.

Bahkan, berdasarkan up-date kasus Covid-19 yang disampaikan satuan tugas (satgas) kemarin (12/1), jumlah pasien yang menjalani perawatan di RSUD sudah mencapai 111 pasien. Praktis, bed di ruang isolasi yang tersedia tetap tidak mampu menampung pasien.

Karena itu, pasien yang baru masuk terpaksa harus antre di ruang transit dan ruang isolasi UGD sambil menunggu giliran masuk ruang isolasi setelah ada pasien yang dinyatakan sembuh atau membaik. ‘’Kalau harus dirawat di ruang isolasi semua, tetap tidak muat,’’ tandasnya.

Berdasarkan up-date yang disampaikan satgas, pasien dengan gejala sakit masih belum terlihat tanda-tanda melandai. Sebaliknya, trennya terus naik. Itu bisa dilihat dari jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit. ‘’Ada yang sembuh, tapi pasien baru juga terus bertambah,’’ terang dia.

Disampaikan Bambang, hingga tadi malam, dari total 354 pasien yang masih menjalani perawatan dan isolasi, sebanyak 158 pasien dengan gejala sakit harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Sisanya, 178 orang tanpa gejala menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dan 18 pasien menjalani isolasi di rumah isolasi yang disediakan pemerintah. ‘’Pasien dengan gejala sakit masih sangat banyak,’’ ujar mantan kepala Puskesmas Tambakboyo itu. Adapun jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 mencapai 2.178 orang dengan angka kesembuhan 1.600 pasien dan meninggal dunia 224 orang.

(bj/ds/tok/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia