alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarbojonegoro
Home > Opini
icon featured
Opini
Oleh: Atikah Filzah

Pandemi Tidak Kunjung Usai, Apa Peran Dari Mahasiswa?

11 Januari 2021, 16: 10: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Pandemi Tidak Kunjung Usai, Apa Peran Dari Mahasiswa?

Share this      

OPINI - Sejak pertama diumumkannya  virus Covid-19 ini dunia tidak henti hentinya memberitakan  laporan terkini mengenai hal ini, mulai dari informasi statistik pasien positif Covid-19 , cara menangani, hingga  ke dampak yang disebabkannya.  Angka pasien positif Covid-19 semakin hari semakin menunjukkan peningkatan bahkan  setelah lebih dari 10 bulan angka ini tidak mengalami penurunan. Siapa yang memegang peranan yang penting di saat kondisi seperti ini?

Pemerintah, tokoh agama, masyarakat umum, dan mahasiswa haruslah bergandeng tangan dalam menangani masalah ini.  Semua pihak harus bekerjasama dan saling bahu membahu. Mahasiswa juga ikut memainkan peranan yang penting.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan di google form pada 05-01-20 yang menfokuskan pada koresponden mahasiswa  lebih dari  70% mahasiswa merespon bahwa mereka tertarik bahkan sudah mengikuti  gerakan untuk penggalangan dana dan  menyebarkan edukasi mengenai Covid-19.

Gerakan ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan media online seperti instagram, twitter, facebook dan yang lainnya dengan mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol Kesehatan yang dianjurkan dan menggalang dana untuk membeli Alat Perlindungan Diri (APD) yang nantinya akan diberikan kepada rumah sakit yang membutuhkan.

Sebagai  agen penggerak perubahan sosial, sangat disayangkan jika mahasiswa menutup mata terhadap kondisi ini.  Mahasiswa juga memegang peranan penting dalam   mencegah terjadinya penyebaran stigma atau informasi yang tidak tepat.   Pandemi yang tidak usai ini  telah meresahkan masyarakat. Kondisi ini cenderung membuat mereka mudah sekali menyebarkan informasi yang tidak akurat.  

Bedasarkan hasil survei  lebih dari 94.6% mahasiswa mengakui bahwa mereka lebih aktif menggunakan jejaring media sosial. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Diah Wulan Adriyani selaku pemilik @lariskan.id “Bisnis ini bermula di awal pandemi, setelah beberapa bulan menjalankan  perkuliahan secara daring saya mulai merasa jenuh. Lalu saya memutuskan untuk membuka usaha ini. “ tutur Diah.

Daya beli masyarakat di  situs perbelanjaan online semakin hari  juga semakin menunjukkan peningkatan. “Ketika yang lain merasa dirugikan bahkan mengurangi pendapatan sehari-hari, saya malah mendapatkan keuntungan.  Mungkin karena pandemi ini banyak yang lebih tertarik untuk berbelanja dengan menggunakan media online”  tutur Iftitahur Rohmah selaku pemilik @iftistore.id.“

Di tengah kesulitan, selalu terdapat peluang” pepatah ini semankin menguatkan semangat para millennial untuk giat berbisnis serta ikut membantu meningkatkan perekonomian Indonesia. Media sosial seperi Instagram, facebook dan lainnya dapat dimanfaatkan untuk menjadi platform untuk berbisnis. Hal ini tentunya dapat dimanfaatkan mahasiswa yang tentunya akan membantu meningkatkan perekonomian Indonesia. 

Ditengah pandemi yang tidak kunjung usai ini Indonesia tentunya membutuhkan lebih banyak relawan. Mahasiswa dapat mengambil peran aktif disini dengan bergotong royong turun lansung ke lapangan. Nadiem Makarin (Mentri Pendidikan dan Kebudayaan) juga menjanjikan akan memberikan insentif dari Kemendikbud, sertifikat pengabdian, serta penyetaraan pembelajaran Satuan Kredit Semester atau SKS. 

Virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan ini telah menyebabkan dampak yang negatif di perbagai sektor. Dwi Utami, mahasiswi dari Universitas Muhammadiyah Malang mengakui bahwa pandemi ini memberikan dampak buruk terhadap perkuliahannya. “Karena pembelajaran dilakukan secara daring (dalam jaringan) sangat sulit untuk memahami materi yang dijelaskan. Kondisi ini juga memaksa kami mengeluarkan biaya lebih untuk membeli paket internet. Belum lagi beberapa daerah masih belum ramah terhadap jaringan internet”. 

*Mahasiswi Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang 

(bj/*/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia