alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Forum Lalu Lintas Tuban Siapkan Tiga Opsi Manajemen Lalin JLS

09 Januari 2021, 13: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

BELUM RESMI BEROPERASI: Jalan lingkar selatan (JLS) yang selesai dibangun, tapi belum dibuka untuk kendaraan berat.

BELUM RESMI BEROPERASI: Jalan lingkar selatan (JLS) yang selesai dibangun, tapi belum dibuka untuk kendaraan berat. (YUDHA SATRIA A/RDR.TBN)

Share this      

Radar Tuban – Forum Lalu Lintas Tuban sudah menyiapkan tiga opsi beroperasinya jalan lingkar selatan (JLS) menyusul berakhirnya pengerjaan jalan tersebut. Jika rambu lalu lintas sudah terpasang lengkap, sejumlah opsi akan diuji coba untuk dicari formula yang paling tepat untuk diaplikasikan.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tuban Gunadi menjelaskan, o psi pertama JLS dibuka dua jalur. Semua kendaraan berat yang masuk wilayah Tuban dialihkan ke jalur tersebut. Sementara kendaraan pribadi tetap bisa masuk kota. Opsi ini paling memungkinkan untuk memecah kemacetan di jalan nasional yang melintasi Tuban.

Opsi kedua, terang Gunadi, hanya kendaraan berat dari timur (Babat) yang masuk ke JLS. Sementara kendaraan berat dari barat (Bulu) tetap melintasi kota. Rutenya seperti sekarang, Jalan RE Martadinata - Jalan Panglima Sudirman – Jalan Manunggal - Jalan Tuban-Babat.

Opsi ini disiapkan jika arus kendaraan berat dari Babat maupun Bojonegoro menumpuk banyak. Opsi ketiga, JLS hanya dikhususkan untuk kendaraan berat saja. Sementara kendaraan kecil seperti sepeda motor dilarang melintas di jalur tersebut. Opsi ini tetap disiapkan jika sewaktu waktu ada evaluasi dari berbagai pihak.

Jika opsi ini yang dipilih, roda dua tidak diperbolehkan ke JLS dengan pertimbangan keselamatan. ‘’Belum diputuskan, opsi mana yang tepat untuk JLS,’’ ujar mantan camat Grabagan itu. Pejabat yang juga sekretaris dishub ini menyampaikan, opsi tersebut baru sebatas kajian sementara. Bisa saja ada opsi lain dari Satlantas Polres Tuban.

Sebelum JLS dioperasikan, lanjut Gunadi, lebih dulu dilakukan uji coba dengan mematangkan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait. ‘’Sekarang ini masih melengkapi rambu. Nanti baru rapat koordinasi untuk memutuskan manajemen lalin yang tepat,’’ tegas dia.

Panjang ring road ini sekitar 14,9 km. Jalan pemecah kemacetan di tengah kota ini ter bentang dari Desa Tunah, Kowang, Penambangan, Prunggahan, ketiganya di Kecamatan Semanding. Selanjutnya Sugiharjo, Kembangbilo, dan Mondokan, ketiganya di Kecamatan Tuban. Hulu jalan lingkar ini persis pada Km 6-7 jalan Tuban-Babat. Persisnya di pertigaan Tunah. Sementara hilirnya di simpang jalan SMPN 4 Tuban. Jalan ini terhubung dengan Jalan Sukarno-Hatta.

(bj/ds/yud/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia