alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Representasi Para Seniman Meresapi Kondisi Pandemi Covid-19

01 Desember 2020, 18: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

KREATIF: Dwi Putra Puguh pamerkan seni instalasinya menggunakan media plastik mika di Angkringan Kopitani kemarin (30/11).

KREATIF: Dwi Putra Puguh pamerkan seni instalasinya menggunakan media plastik mika di Angkringan Kopitani kemarin (30/11). (BHAGAS DANI PURWOKO/RDR.BJN)

Share this      

Pameran seni rupa di Bojonegoro makin bergeliat. Kali ini pameran digelar di Angkringan Kopitani. Karya-karya dipamerkan bukan hanya dari seniman Bojonegoro, tetapi juga luar Bojonegoro, seperti Jakarta dan Solo.

BHAGAS DANI PURWOKO, Radar Bojonegoro

Awan tebal menyelimuti matahari sore kemarin (30/11). Suasana terasa gerah karena tak ada angin sepoi berhembus dan tak kunjung turun hujan. Saat itu, Jawa Pos Radar Bojonegoro berkunjung di salah satu angkringan di Kelurahan Sumbang, Kecamatan Kota.

Melihat orang-orang sedang sibuk mempersiapkan pembukaan hari pertama pameran seni rupa dengan tema Sama-Sama Satu Rasa. Setiap sudut ruangan angkringan bernama Kopitani itu disulap menjadi ruang pameran. Seni rupa dipamerkan didominasi lukisan. Namun, ada juga seni instalasi dan seni kerajinan tangan.

Di selasela keribetan pembukaan pameran, penggagas pameran seni rupa yakni Dwi Putra Puguh menyambut dengan hangat. Pemuda kelahiran 1993 itu bukan hanya penggagas, tetapi juga seniman. Puguh mema merkan seni instalasinya di pameran tersebut. Dia menunjukkan seni instalasinya dipamerkan di ruangan paling belakang.

Seni instalasinya berupa gambar seorang petugas medis mengenakan alat pelindung diri (APD) menodongkan thermogun ke arah dahi seorang pasien. Uniknya gambar dua orang itu digambar menggunakan media plastik mika. Alasan pakai plastik mika karena memang di semua tempat yang berbau pelayanan pasti dipasang plastik mika.

Selain itu, Puguh juga memasang dua lampu bisa mati dan nyala secara otomatis setiap tiga menit. Lampu itu sebagai simbol ruang unit gawat darurat rumah sakit. “Saya ingin menuangan kondisi pandemi Covid-19 sesuai perspektif seni saya miliki. Jadi saya terpikirnya memotret kegiatan cek suhu menggunakan thermogun,” tutur Puguh.

Landasan utamanya mengangkat tema Sama-Sama Satu Rasa ialah semua orang yang hidup di bumi selama 2020 ini merasakan hal yang sama. Jadi tak terkecuali siapapun orangnya pasti merasakan dampak pandemi Covid-19. Karena itu, ia ingin mengajak para seniman menuangkan karya-karyanya berupa rasa ketika menghadapi pandemi Covid-19.

“Jadi bisa dilihat bersama pameran ini merupakan representasi para seniman melihat serta meresapi kondisi pandemi Covid-19,” kata pemuda asal Desa Ngraseh, Kecamatan Dander itu. Puguh juga ingin di Bojonegoro selalu rutin ada pameran seni rupa. Dan dibantu banyak seniman Bojonegoro.

Sebelum ada pameran di tempatnya, pameran seni rupa sebelumnya juga telah digelar di Kafe Jawah dan Pasar Keroncong Ngrowo. Pameran bisa menjadi ajang silaturahmi dan mengajak masyarakat mampu mengapresiasi sebuah karya seni. Alumni mahasiswa jurusan seni rupa murni Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta itu pun tidak hanya mengajak seniman Bojonegoro. Tetapi, juga merangkul seniman dari luar Bojonegoro.

Adapun total karya seni rupa dipamerkan sekitar 50 karya. Lalu, pameran seni rupa tersebut dibuka selama satu minggu. “Seniman dari luar Bojonegoro ikut pameran lumayan banyak. Ada seniman dari Jakarta, Tangerang, Solo, Cilacap, Sragen, Tuban, Lamongan, dan Magetan,” imbuhnya.

Sementara itu, di teras ang kringan sedang geladi resik seni pertunjukkan pantomim dipadu musik akustik dan lukisan. Puguh menjelaskan, seni pantomim sebagai hiburan saat pembukaan pameran hari pertama. Seni pertunjukan identik gerak tanpa suara itu diperankan Takim, Arif Ponco Atmojo, dan Oki Dwi Cahyo. “Nanti (kemarin) saya juga ikut melukis secara live saat pertunjukkan pantomim berlangsung,” jelasnya.

(bj/rij/gas/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia