alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Tidak Boleh Ada Lagi Rumah Tak Layak Huni, Bantuan Harus Merata

01 Desember 2020, 07: 05: 45 WIB | editor : Nailul Imtihany

MENGHIBUR : Cabup Kartika Hidayati menghibur dan memberikan masker gratis kepada warga tak mampu.

MENGHIBUR : Cabup Kartika Hidayati menghibur dan memberikan masker gratis kepada warga tak mampu.

Share this      

Radar Lamongan – Meski sedang melakukan aktivitas politik dalam rangka pencalonan dalam Pilkada Lamongan, pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut 3, Dra Hj Kartika Hidayati, MM, M.HP – Saim, S.Pd (KARSA) tetap memiliki empati yang tinggi pada rasa kemanusiaan.

Hal itu ditunjukkan dalam kunjungannya di Desa Mojorejo Kecamatan Modo kemarin (30/11). Kehadirannya di wilayah Lamongan selatan tersebut dilakukan secara khusus untuk mengunjungi warga yang rumahnya tidak layak huni. ‘’Agenda saya tadi (kemarin, Red), mendatangi warga yang ada di wilayah Lamongan Selatan,’’ kata Calon Wakil Bupati (Cawabup), Saim.

Pria yang juga Ketua DPC PDIP Lamongan itu mengaku, keputusannya datang ke wilayah itu setelah para relawannya menunjukkan foto rumah seorang warga yang cukup memprihatinkan. Kondisinya sangat tidak layak huni.

PEDULI WARGA MISKIN : Cawabup Saim saat mengunjungi warga yang rumahnya sangat tak layak huni di Desa Mojorejo Kecamatan Modo kemarin (30/11).

PEDULI WARGA MISKIN : Cawabup Saim saat mengunjungi warga yang rumahnya sangat tak layak huni di Desa Mojorejo Kecamatan Modo kemarin (30/11).

Begitu melihat rumah warga itu, Saim mengaku nuraninya langsung tersentuh untuk mengunjungi dan memberi bantuan pembenahan rumah tersebut. ‘’Kedatangan saya ke rumah itu murni karena kemanusiaan. Karena memang kondisinya sudah tidak layak huni, sehingga wajib dibantu,’’ tutur Saim.

Menurut mantan pimpinan DPRD Lamongan itu, dari kunjungannya itu, pasangan KARSA bila terpilih dalam Pilkada 9 Desember mendatang semakin memberikan kenyamanan hidup bagi warga Lamongan, khususnya yang tempat tinggalnya tak layak huni. Bekerjasama dengan pemerintahan desa, pasangan KARSA akan mendata warga yang rumahnya tak layak huni. Selanjutnya akan diberi bantuan pembangunan rumah yang pantas untuk ditempati.

‘’Saya yakin di setiap desa masih ada rumah yang tak layak huni. Hal itu menjadi prioritas kami untuk dilakukan pembenahan,’’ tandasnya Saim menambahkan, di masa kepemimpinan KARSA ke depan, rumah tak layak huni akan direhab total dan dibangunkan rumah baru dengan ukuran 5 x 6 Meter.

‘’Dengan kondisi rumah yang layak huni, warga akan nyaman hidupnya dan lebih sehat. Sehingga bisa bekerja secara maksimal untuk menatap masa depan yang lebih baik,’’ terangnya.

Terkait perhatiannya terhadap warga tidak mampu di Lamongan, menurut Saim, sebanyak 136 ribu KK warga tidak mampu sebagian sudah mendapatkan bantuan sosial dari kementerian sosial, pemerintah provinsi, dan lainnya. Sedangkan sebanyak 42 ribu KK warga tidak mampu belum mendapat bantuan. Termasuk kalang disabilitas.

‘’Agar tidak terjadi kesenjangan dan kecemburuan, di kepemimpinan KARSA nanti mereka akan diberi bantuan yang sama. Bahkan, untuk warga disabilitas, setiap orang akan diberi bantuan uang Rp 500 ribu setiap tiga bulan sekali,’’ paparnya.

Sedangkan yang bukan kalangan disabilitas dan tak mendapat bantuan sama sekali, tambah dia, akan diprogramkan tiga bulan sekali mendapatkan sembako. ‘’Sehingga masyarakat bisa hidup berdampingan dengan damai, tanpa adanya kesenjangan dan kecemburuan,’’ tandasnya.

(bj/mal/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia