alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

12 SLB Sudah Gelar Tatap Muka Terbatas

30 November 2020, 15: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

12 SLB Sudah Gelar Tatap Muka Terbatas

(AINUR OCHIEM/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Semua lembaga sekolah luar biasa (SLB) di Kota Ledre telah menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas. Sama seperti lembaga SMA dan SMK. Persentase siswa masuk di SLB disesuaikan kondisi lembaga.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jatim Wilayah Bojonegoro-Tuban Adi Prayitno mengatakan, siswa pada lembaga SLB membutuhkan sentuhan tersendiri. Sehingga untuk jumlah siswa masuk kelas menyesuaikan kemampuan lembaga pada penerapannya.

“Prinsipnya maksimal 50 persen siswa di setiap kelas,” katanya kemarin (29/11). Menurut dia, ada 12 SLB di Bojonegoro. Rinciannya tujuh SLB negeri dan lima SLB swasta. Seluruhnya telah menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas. Sebab, pembelajaran akan lebih sukar jika hanya menerapkan sistem daring.

“Bagaimanapun mereka perlu belajar tentang protokol kesehatan. Juga adaptasi kebiasaan belajar baru di tengah pandemi,” ujar mantan Kacabdisdik Jatim Wilayah Nganjuk itu. Menurut Adi, pihaknya telah menginstruksikan agar guru maupun kepala sekolah saling memantau dalam penerapannya. Tak terkecuali lembaga SLB. Kaitannya kemungkinan warga sekolah terpapar Covid-19.

“Baik itu guru, siswa, hingga orang tua. Intinya jika ada indikasi langsung dihentikan dan kembali ke sistem daring,” imbuhnya. Disinggung pengembangan kebijakan tahun depan seiring SKB empat menteri terbaru? Menurut Adi, secara mekanisme penerapan kurang lebih masih sama. Namun, dimungkinkan ada penambahan untuk melengkapi agar penerapannya bisa lebih aman.

“Kami masih tunggu petunjuk teknis tahun depan,” tuturnya. Selain itu, imbuh Adi, pihaknya akan melaporkan hasil pelak sanaan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Jatim. Selanjutnya melakukan kajian evaluasi. Seiring telah menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas sejak Agustus lalu. “Bahan penerapan semester genap awal tahun depan,” tutup dia. 

(bj/rij/dny/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia