alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Yes-Bro Janji Realisasikan Gedung Kesenian

Beri Perhatian Seniman dan UMKM

25 November 2020, 06: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

BERJIWA SENIMAN: Cabup Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri undangan para seniman di Babat, Lamongan akhir pekan lalu.

BERJIWA SENIMAN: Cabup Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri undangan para seniman di Babat, Lamongan akhir pekan lalu.

Share this      

Radar Lamongan – Para seniman di Lamongan memiliki mimpi besar adanya gedung kesenian. Calon Bupati Lamongan Dr H Yuhronur Efendi, MBA berjanji akan merealisasikan hal tersebut, ketika nanti dirinya terpilih menjadi Bupati  Lamongan. 

‘’Rencananya ke depan akan kita fasilitasi. Saya menjanjikan ke depan ada gedung kesenian di Lamongan,’’ tutur Yuhronur kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (24/11).

Yes, sapaan akrabnya, memiliki jiwa seni yang cukup tinggi. Dalam berbagai kesempatan, Cabup yang juga menjabat CEO Persela Lamongan itu tampil menyanyikan lagu berbagai genre. Serta, Yuhronur juga menjadi pengisi suara dalam lagu jinggel Persela Lamongan. 

Mantan Sekkab Lamongan itu juga akrab dengan seniman di Lamongan. Termasuk berkumpul bersama para seniman di Kecamatan Babat, Lamongan akhir pekan lalu. Dari komunikasi dengan para seniman itulah, timbul keinginan besar dari Yuhronur untuk merealisasikan gedung kesenian di Lamongan. 

‘’Jadi gedung kesenian tidak hanya sekedar ada dan selesai. Tapi lebih dari itu, bagaimana gedung itu memiliki aura dan semangat wadah kreativitas. Sehingga tidak pernah berhenti kegiatan-kegiatan berkesenian di sana,’’ terang Yuhronur. 

Di sisi lain, Yuhronur juga memberikan perhatian untuk menghidupkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Yakni, dia berencana gedung kesenian nanti terintegerasi menghidupkan perekonomian masyarakat. 

‘’Karena kita maksudkan berkesenian, selain untuk sebagai wadah ekspresi jiwa, juga saya harapkan nanti bisa membangkitkan ekonomi kreatif,’’ ujar Yuhronur. 

Ide tersebut lahir ketika Yuhronur menghadiri hiburan wayang dalam sedekah bumi. Dalam perjalanan, terang dia, masyarakat yang berjualan panjangnya hampir 1 kilometer (km). Sehingga, dia melihat ada kehidupan ekonomi yang berputar dalam hiburan kesenian. 

‘’Itu menjadi bukti bahwa ada hubungan yang cukup erat antara pementasan kesenian dengan kebangkitan ekonomi,’’ imbuh Cabup Lamongan yang berpasangan dengan KH Abdul Rouf, M.Ag tersebut. 

Ke depan, lanjut Yuhronur, dirinya ingin menghidupkan tempat-tempat hiburan kesenian yang dikaitkan dengan UMKM sekitar. Sehingga, selain memberikan perhatian terhadap pelaku seni, juga memperhitungkan kebangkitan ekonomi masyarakat. 

‘’Selain memberikan wadah seniman berekspresi, saya berharap ke depan kelompok-kelompok seni itu bisa membangkitkan kehidupan ekonomi di kota-kota maupun di desa-desa,’’ ucap Yuhronur. 

Kedekatan Yuhronur dengan para seniman di Lamongan sudah terjalin cukup lama. Termasuk dengan seniman nasional kelahiran Desa/ Kecamatan Laren, (alm) Viddy AD Daery yang mengembuskan nafas terakhir, Senin (23/11).

‘’Saya sudah cukup lama bersama beliau ini,’’ ujar Cabup yang pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian Lamongan (DKL) tersebut. 

Di mata Yuhronur, (alm) Viddy AD Daery merupakan seniman yang banyak menginspirasi banyak orang.  Buku karya (alm) Viddy AD Daery memiliki banyak kesan kepada Yuhronur. Terakhir, Yuhronur diajak berdiskusi ketika  (alm) Viddy AD Daery menulis buku ‘’’’Misteri Pendekar Cina Muslim di ­Karanggeneng’’. Bahkan, nama Yuhronur Efendi tertulis di dalam cetakan buku tersebut. 

‘’Karya-karyanya juga terus mengalir sampai di akhir hayat, beliau pun produktif menulis,’’ kata Yuhronur.

(bj/ind/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia