alexametrics
Rabu, 02 Dec 2020
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

KPUK Rancang Dua Alternatif Untuk Pemilih Yang Terpapar Covid-19

19 November 2020, 16: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

KPUK Rancang Dua Alternatif Untuk Pemilih Yang Terpapar Covid-19

(AINUR OCHIEM/RDR.BJN)

Share this      

Radar Lamongan – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Lamongan bakal memfasilitasi penderita corona virus disease 2019 (covid-19) untuk menyalurkan hak suaranya pada pilkada nanti.

‘’Kita sudah mulai memikirkan dan merancang bagaimana skema teknis terkait pemungutan suara bagi pasien covid-19,’’ tutur Ketua Komisioner KPUK Lamongan Mahrus Ali kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (18/11).

Mahrus menjelaskan, pemetaan dan pendataan pasien covid-19 belum bisa dilakukan saat ini. Alasannya, terdapat pola karantina pasien selama 14 hari. Sehingga, ada perubahan jumlah dan data. Nantinya, lanjut dia, pemetaan juga terkait tempat isolasi pasien, di rusunawa, fasilitas observasi dan isolasi Covid-19, atau rumah.

‘’Nanti kan kita melihat pemetaan dari jumlah berapa yang ada di daerah tersebut. Artinya jumlah pasien covid-19 kan kondisinal dan fluktuatif,’’ ujar Mahrus saat dikonfimasi via ponsel. ‘’Kalau kita ngomong di Lamongan ada dua alternatif yang saat ini sedang kita rancang,’’ imbuhnya Mahrus.

Dia menjelaskan, jika nantinya dalam pemetaan jumlah pasien covid-19 banyak, maka KPUK akan membuatkan bilik tersendiri. Jika pasien jumlahnya hanya sedikit, maka pihaknya menerapkan kotak suara berjalan. ‘’Kalau jumlahnya kita nilai sedikit, maka petugas yang akan menjemput bola,’’ tutur Mahrus.

Apakah dalam pelaksanaan pemungutan nantinya melibatkan satgas covid-19 atau petugas medis covid-19? Mahrus menyatakan, pihaknya bakal mengkoordinasikan hal tersebut dengan satgas covid-19.

‘’Nantinya satgas atau petugas medis itu nantinya akan ikut langsung atau hanya memberikan arahan, kita masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Satgas covid-19 Lamongan,’’ kata Mahrus.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penangan Covid-19 Lamongan Taufik Hidayat belum dapat dikonfirmasi. Ketika dihubungi beberapa kali melalui telepon seluler, terdengar nada sambung. Namun, ponsel itu tak kunjung diangkat yang bersangkutan.

(bj/yan/ind/nae/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia