alexametrics
Jumat, 27 Nov 2020
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban
STIKES NU Tuban

Komitmen Cetak Lulusan Berkualitas dan Berdaya Saing Internasional

19 November 2020, 06: 40: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

SERAHKAN TANDA TAMAT: Ketua Stikes NU Tuban DR. H. Miftahul Munir, SKM, M. Kes, DIE menyerahkan ijazah kepada wisudawan pada sidang senat terbuka wisuda ke-XV dan pelantikan profesi ners di Pendapa Krida Manunggal Tuban, Rabu (18/11).

SERAHKAN TANDA TAMAT: Ketua Stikes NU Tuban DR. H. Miftahul Munir, SKM, M. Kes, DIE menyerahkan ijazah kepada wisudawan pada sidang senat terbuka wisuda ke-XV dan pelantikan profesi ners di Pendapa Krida Manunggal Tuban, Rabu (18/11).

Share this      

Radar Tuban - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (Stikes NU) Tuban konsisten mencetak lulusan berkualitas dan berdaya saing tinggi. Setiap tahun, kampus ternama di Bumi Wali ini melahirkan lulusan terbaiknya. Baik sarjana keperawatan, kebidanan, dan profresi ners. 

Pada sidang senat terbuka wisuda ke-XV dan pelantikan profesi ners,  Stikes NU Tuban kembali mewisuda 183 mahasiswanya di Pendapa Krida Manunggal Tuban, Rabu (18/11). Rinciannya, 77 sarjana keperawatan, 23 diploma kebidanan, dan 83 profesi ners. 

Karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, prosesi wisuda  berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Wisuda dan pelantikan berlangsung secara luring dan daring. Wisudawan yang luring hanya 35 orang. Itu pun menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Jarak antar wisudawan 1,2 - 2 meter. Perwakilan tersebut mewakili wisudawan dari D3 kebidanan, S1 keperawatan, dan profesi ners yang mengikuti prosesi secara daring dari rumah. 

MENGIKUTI PROTOKOL KESEHATAN: Sebanyak 35 wisudawan yang diwisuda secara luring. Mereka mewakili 183 wisudawan lain yang mengikuti wisuda secara daring.

MENGIKUTI PROTOKOL KESEHATAN: Sebanyak 35 wisudawan yang diwisuda secara luring. Mereka mewakili 183 wisudawan lain yang mengikuti wisuda secara daring.

Dalam proses tersebut, Ketua Senat Stikes NU Tuban Ir. H. Noor Nahar Hussein, M. Si, Ketua Stikes NU Tuban Dr. H. Miftahul Munir, SKM, M. Kes, DIE bersama jajaran senat mewisuda dan menyerahkan ijazah. Hadir Rais Syuriah PCNU Tuban KH Kholillurrohman, pengurus DPW PPNI Provinsi Jawa Timur, pengurus IBI Cabang Tuban, ketua organisasi profesi kesehatan Tuban, dan civitas akademika Stikes NU Tuban.

Ketua Stikes NU Tuban Miftahul Munir saat diwawancarai menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu menyukseskan wisuda tersebut. Disampaikan dia, wisuda kali ini berbeda dengan sebelumnya. Karena wisuda kali ini digelar di tengah wabah pandemi virus korona, sehingga hanya diikuti oleh beberapa perwakilan peserta saja dengan  menerapkan protokol kesehatan. ‘’Dalam wisuda kali ini untuk peserta yang mengikuti secara langsung hanya perwakilan saja. Lainnya mengikuti secara daring,’’ ucapnya.

Munir sapaan akrabnya menjelaskan, selama proses pembelajaran, syarat dinyatakan lulus untuk program studi D3 kebidanan harus menempuh 110 sistem kredit semester (SKS) dan S1 keperawatan 144 SKS meliputi teori  laboratorium dan klinik.  Sedangkan untuk  profesi ners yang harus menempuh 36 SKS meliputi praktik di laboratorium dan rumah sakit.

‘’Walaupun dalam masa pandemi, kegiatan pembelajaran tetap dilaksanakan secara daring dengan pemanfaatan web dan teknologi digital untuk menunjang kompetensi dan pengabdian kepada masyarakat,’’ jelas alumnus S-3 ilmu kesehatan Unair Surabaya itu.

Pria yang juga ketua DPD PPNI Kabupaten Tuban itu juga menyampaikan, berdasarkan hasil penelusuran data alumni (tracer study) terhadap lulusan  2 tahun terakhir tercatat 87 persen terserap di dunia kerja. Rinciannya, bekerja di rumah sakit swasta 35 persen, rumah sakit pemerintah 43 persen,  institusi kesehatan 7,6 persen, dan diterima rumah sakit di luar negri 0,75 persen. ‘’Banyaknya lulusan yang terserap pada dunia kerja menunjukkan Stikes NU Tuban mempunyai daya saing tinggi di dunia kerja,’’ tegas dia. Kepala LLDIKTI VII Wilayah Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Soeprapto, DEA dalam orasi ilmiahnya secara daring menyampaikan selamat kepada para wisudawan sekaligus memberikan kabar bahagia terkait pengajuan alih status dari sekolah tinggi menjadi institut sudah mendapatkan assessment dari dikti dan tak lama lagi SK-nya diterbitkan.

Ketua Senat Stikes NU Tuban Ir. H. Noor Nahar Hussein, M. Si, menambahkan, sesuai yang disampaikan kepala LLDIKTI terkait kenaikan status dari sekolah tinggi menjadi institut, nanti institusi ini akan melakukan persiapan. Termasuk penambahan fakultas. Disampaikan dia, persiapan nantinya dilakukan secara bertahap. ‘’Nanti kita menambah fakultas kesehatan masyarakat, administrasi kesehatan, dan farmasi,'' tegas dia.

(bj/ds/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia