alexametrics
Sabtu, 28 Nov 2020
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Klaim Ada Dispensasi Retribusi Wisata

17 November 2020, 14: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

BELUM MAKSIMAL: Wisata Bahari Lamongan belum menerima banyak pengunjung selama masa pandemi.

BELUM MAKSIMAL: Wisata Bahari Lamongan belum menerima banyak pengunjung selama masa pandemi. (ANJAR DWI P/RDR.LMG)

Share this      

Radar Lamongan - Dinas Pariwisata dan Kebuda yaan (Disparbud) Lamongan mengamati pengelola obyek wisata masih merasa cukup berat menarik jumlah pengunjung secara maksimal. ‘’Destinasi masih cukup berat karena masih buka beberapa bulan,’’ tutur Kabid Pariwisata Disparbud Lamongan Erdiana Renawati kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (16/11).

Imbas sepinya obyek wisata, pendapatan daerah harus terkepras. ‘’Pandemi kan belum hilang. Jadi konstribusi terhadap pendapatan daerah belum normal,’’ imbuhnya. Dina, panggilan akrab Erdiana Renawati, mengklaim ada dispensasi restribusi yang diberikan kepada pihak pengelola obyek wisata yang terimbas pandemi corona virus disease 2019 (covid-19).

Namun, dia idak mengetahui mekanisme dispensasinya seperti apa, serta besaran penurunan PAD dari obyek wisata seberapa besar. ‘’Untuk detailnya bukan kewenangan kita. Tapi memang ada kelonggaran yang diberikan, karena ini kan situasinya sulit,’’ katanya.

Turunnya pendapatan obyek wisata karena jumlah pengunjung belum maksimal. Hingga kini, pembatasan pengunjung di obyek wisata juga masih dilakukan. ‘’Penerapan protokol kesehatan ketat masih tetap diberlakukan di seluruh lokasi wisata,’’ ujar Dina.

Lamongan hingga kini masih berstatus zona kuning. Itu artinya, satu obyek wisata hanya boleh menerima 75 persen pengunjung dari kapasitas. Kenyataannya, jumlah pengunjung tidak sampai dari separo jumlah pembatasan yang diberlakukan.

‘’Kalau sudah zona hijau sudah boleh seratus persen, tapi kita kan masih zona kuning. Jadi jumlah pengunjungnya ya masih dibatasi,’’ kata Dina saat dikonfirmasi via ponsel.

(bj/yan/ind/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia