alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Jalani Asimilasi, Empat Narapidana Edarkan Sabu Sabu Lagi

17 Oktober 2020, 11: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

DIAMANKAN: Empat tersangka kasus sabu – sabu saat ditanyai Kapolres Lamongan AKBP Harun kemarin.

DIAMANKAN: Empat tersangka kasus sabu – sabu saat ditanyai Kapolres Lamongan AKBP Harun kemarin. (ANJAR DWI P/RDR.LMG)

Share this      

Radar Lamongan – April lalu, Heri Susanto, 38, asal Desa Sumberjo, Kecamatan Lamongan mendapatkan program asimilasi dari lembaga pemasyarakatan (lapas) setempat. Meski dalam pengawasan, hidup berbaur dengan masyarakat itu ternyata dimanfaatkan Heri untuk mengulangi perbuatannya, mengonsumsi narkoba dan mengedarkannya.

Dia akhirnya ditangkap Satreskoba Polres Lamongan saat mengedarkan sabu – sabu (SS) di Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung. Dari tangan tersangka ini, polisi mengamankan 70,17 gram sabu – sabu, handphone Oppo A37, Oppo A52, dan Xiaomi 6A.

Kapolres Lamongan AKBP Harun menjelaskan, Heri pernah diamankan pada 2017. Tersangka kemudian divonis 4 tahun penjara. April lalu, Heri mendapatkan asimilasi. Ternyata, dia tetap melakukan penjualan barang haram tersebut. Setiap kali pengambilan, seberat 100 gram SS.

Di hadapan petugas, Heri mengatakan, dirinya mendapatkan SS melalui salah seorang temannya. Sistemnya ranjau, barang dikirimkan dari Madura dan diletakkan di salah satu tempat untuk diambil. Setelah melakukan penjualan semua, barulah uang ditransfer.

‘’Selama empat bulan keluar, saya sudah mengambil 100 gram selama tiga kali ini dan tertangkap,’’ akunya. Satu gram SS dibeli Rp 1 juta. Tersangka menjual barang tersebut Rp 1,2 juta hingga Rp 1,3 juta ke orang lain. Keuntungannya digunakan kebutuhan sehari – hari.

Tersangka juga bisa memakai sabu – sabu secara gratis. Dari pengembangan kasus Heri ini, polisi mendapatkan nama Deny Utut Suharsono, 21, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Tikung. Deny mengambil SS dari Heri selama empat bulan terakhir.

Menurut Kapolres, Deny ditangkap di rumahnya. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan 23 klip sabu – sabu siap edar. Total beratnya, 11,26 gram.

Selain dua tersangka tersebut, Kapolres juga menjelaskan tentang penangkapan dua tersangka lain dalam kasus sejenis. Yakni, Didik Riono, 37, asal Desa/Kecamatan Brondong.

Dia diamankan tak jauh dari rumahnya saat ingin mengedarkan SS. Barang buktinya 8 klip sabu – sabu seberat 1,02 gram. Didik mendapatkan barang tersebut dari M Afi f, 38, asal Kelurahan Blimbang, Kecamatan Paciran.

Saat didatangi, polisi menemukan dua klip seberat 0,38 gram di rumah Afi f. SS itu didapatkan Afi f dari wilayah Gresik. ‘’Yang diamankan empat tersangka ini adalah dua rentetan penjual sabu – sabu di Lamongan,’’ ujar Harun.

‘’Barang bukti yang diamankan dari empat tersangka, total 82,83 gram sabu – sabu dan uang tunai Rp 1,1 juta,’’ imbuhnya. 

(bj/yan/mal/jar/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia