alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Dua Tersangka Kasus Listrik Jebakan Tikus Akhirnya Ditahan

15 Oktober 2020, 14: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Dua Tersangka Kasus Listrik Jebakan Tikus Akhirnya Ditahan

(ISTIMEWA/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Dua tersangka jebakan tikus beraliran listrik akhirnya ditahan kemarin (14/10). Kedua tersangka warga Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, itu kini mendekam di tahanan Mapolres Bojonegoro. Yakni, berinisial T dan S. Peran dua tersangka ini berbeda.

Keduanya disangka atas kelalaiannya (kealpaan) mengakibatkan orang lain meninggal dunia. Yakni, empat petani sekeluarga meninggal setelah kesetrum aliran listrik jebakan tikus di pematang sawah Desa Tambahrejo, Senin (12/10).

Kapolsek Kanor Iptu Hadi Waluyo mengatakan, tim penyidik telah memeriksa lima saksi. Dan telah menetapkan sekaligus menahan dua tersangka inisial T dan S. Selanjutnya, kedua tersangka ditahan di mapolres.

“Kedua tersangka tidak ditahan di Polsek Kanor, kedua tersangka sudah kami bawa dan ditahan di Polres Bojonegoro,” ujar mantan kanitreskrim Polsek Dander itu. Kedua tersangka memiliki peran berbeda.

Tersangka S selaku pemilik sawah cabai atau tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan, tersangka inisial T yang memberi izin kepada S mengambil arus listrik dari rumahnya untuk keperluan jebakan tikus beraliran listrik di sawah cabai milik S.

Karena itu, kedua tersangka dijerat pasal 359 jo pasal 55 KUHP tentang kealpaan seseorang mengakibatkan orang meninggal dunia. “Iya, dijerat pasal 359 jo 55 KUHP karena dua tersangka perannya berbeda. S sebagai pemilik sawah serta jebakan tikus listrik dan T sebagai memberikan izin kepada S untuk ambil aliran listrik dari rumah nya,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolres Bojonegoro AKBP M. Budi Hendrawan juga melarang keras kepada para petani agar tidak lagi menggunakan jebakan tikus beraliran listrik. Kejadian di Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, itu harus jadi pelajaran seluruh masyarakat.

Dampak jebakan tikus beraliran listrik sangat berbahaya, taruhannya nyawa seseorang. “Tidak ada alasan pasang jebakan tikus beraliran listrik, karena sangat membahayakan nyawa masyarakat. Ada banyak solusi lain seperti pakai racun tikus atau disemprot air sarang tikusnya,” ujar Kapolres.

(bj/rij/gas/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia