alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarbojonegoro
Home > Sport
icon featured
Sport

Latihan Skuad Persela Tunggu Instruksi Manajemen

14 Oktober 2020, 16: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

TUNGGU INSTRUKSI MANAJEMEN : Skuad Persela saat latihan bersama sebelum diliburkan karena Liga 1 ditunda. Jadwal latihan kembali, masih menunggu instruksi manajemen paska manager meeting dengan PT LIB.

TUNGGU INSTRUKSI MANAJEMEN : Skuad Persela saat latihan bersama sebelum diliburkan karena Liga 1 ditunda. Jadwal latihan kembali, masih menunggu instruksi manajemen paska manager meeting dengan PT LIB. (ANJAR DWI P/RDR.LMG)

Share this      

Radar Lamongan – Hingga kemarin (13/10) skuad Persela masih diliburkan, sejak kompetisi Liga 1 ditunda untuk kali kedua hingga bulan depan, dengan alasan Covid-19 meningkat.

Jadwal dimulai latihan kembali belum ditentukan. Sebab, jajaran pelatih tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut masih menunggu instruksi lebih lanjut dari manajemen. ‘’Kita belum bisa memastikan kapan latihan dimulai lagi. Belum ada perintah dari manajemen,’’ tutur Asisten Pelatih, Didik Ludiyanto kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (13/10).

Seperti diketahui, Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi mengikuti manager meeting bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Jogjakarta, kemarin sore (13/10). Hingga berita ini ditulis, belum diketahui hasil pertemuan tersebut.

Didik mengaku, hasil dari meeting tersebut menjadi patokan dimulainya lagi latihan. ‘’Kemungkinan, kalau sudah ada kepastian kompetisi bergulir lagi, maka akan segera latihan kembali. Tapi, jika hasil sebaliknya (kompetisi ditunda/dihentikan), nanti tergantung dari pengurus,’’ ujar Didik saat dikonfi rmasi via ponsel.

Didik mengatakan, seluruh pemain sudah diberikan program individual training selama libur latihan ini. Sehingga, ketika kompetisi bergulir sesuai yang direncanakan, maka kondisi fisik pemain tidak turun terlalu jauh.

‘’Yang jelas sekarang masih masuk dalam program persiapan menghadapi kompetisi,’’ kata mantan pelatih Persela junior tersebut. Mayoritas penggawa Persela pulang ke kampung halaman. Hanya Rony Fatahillah yang memilih bertahan di mess Persela.

Stoper asal Medan itu memilih tak pulang halaman, karena masih menunggu kepastian dimulainya lagi kompetisi. ‘’Rony kan rumahnya jauh, jadi dia memilih tetap di sini (Lamongan) daripada nantinya bolak-balik, kan jauh perjalanannya,’’ tukasnya.

Didik mengaku, seluruh pemain berharap kompetisi Liga 1 tidak ditunda lagi. Sebab, mereka sudah melakukan persiapan yang cukup maksimal. Apalagi, seluruh pemain akan menganggur jika kompetisi kembali ditunda.

‘’Kita harap hasilnya yang terbaik untuk semuan,’’ imbuh Didik saat dikonfi rmasi via ponsel. Apalagi bagi pemain yang baru diorbitkan dari tim junior Persela ke tim senior. Salah satunya Jibril yang sudah memimpikan bisa merumput bersama pemain bintang di Liga 1. ‘’Sudah tidak sabar bisa bermain di tim senior,’’ pungkas Jibril. 

(bj/feb/ind/jar/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia