alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Komisi A Desak Perpusda Tingkatkan Kualitas

14 Oktober 2020, 17: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

LITERASI: Sejumlah pengunjung membaca buku di perpusda. Komisi A DPRD mendorong perpus lebih modern.

LITERASI: Sejumlah pengunjung membaca buku di perpusda. Komisi A DPRD mendorong perpus lebih modern. (BHAGAS DANI PURWOKO/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Peningkatan indeks pemba ngunan manusia (IPM) harus diimbangi de ngan pengem bangan perpus takaan. Literasi buku menjadi daya ungkit masyarakat melek terhadap informasi.

Komisi A DPRD Bojonegoro meminta kualitas dinas perpustakaan dan kearsipan harus ditingkatkan lagi. Mengingat sebentar lagi pembahasan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) 2021. Sehingga, dinas perpus takaan dan kearsipan diminta membuat perencanaan matang untuk me ningkatkan IPM.

“Kami dari komisi siap memperjuangkan anggaran untuk dinas perpustakaan dan kearsipan, namun juga harus ada daftar perencanaan program kerja yang memiliki tujuan serta target jelas,” kata Ketua Komisi A DPRD Bojonegoro Lasmiran.

Menurut politikus fraksi PDI-P tersebut, perpustakaan daerah (perpusda) juga harus didesain lebih baik lagi agar masyarakat bisa tertarik datang membaca buku. Serta minat baca bisa meningkat.

Sementara, bidang kearsipan ini sangat penting menjaga data aset Pemerintah Bojonegoro. Sehingga, perlu digenjot lagi pembenahan arsip-arsip tersebut. Juga diharapkan bisa segera menata arsip secara elektronik atau digital.

Namun di sisi lain, Lasmiran melihat siapa saja ditempatkan di dinas perpustakaan dan kearsipan ini merasa seperti dibuang. “Karena terkadang mereka merasa buangan inilah mengakibatkan semangatnya kurang. Padahal, saya ini juga di badan anggaran (banggar), saya upayakan menggenjot anggarannya,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kamidin memastikan, bahwa pihaknya tidak ingin setengahsetengah. Seluruh bidang akan senantiasa meningkatkan kualitas bidang arsip maupun perpusda. Pihaknya mengaku akan membuat daftar perencanaan untuk komisi A.

“Kami pastikan tetap bersemangat dan tidak pernah pesimistis meskipun anggaran kami terbilang kecil. Kami optimalkan anggaran tersebut,” ucapnya. Tahun 2021 menargetkan menambah pojok baca di tempat pelayanan umum seperti di Kantor Bersama Samsat dan beberapa rumah makan.

Sebelumnya, pojok baca sudah ada di Terminal Rajekwesi dan kantor dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP). Sementara di bidang arsip, menurut Kamidin, sudah mulai menyicil pembinaan teknis di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Sehingga, setiap OPD memiliki petugas menguasai bidang tata kelola arsip. Selanjutnya, arsip-arsip dijadikan soft copy dan dikumpulkan dalam e-arsip. “Tahun depan targetnya bisa membuat e-arsip. Nantinya soft copy dokumen masuk di e-arsip, sedangkan hard copy-nya disimpan di setiap kantor OPD. Jadi tidak menumpuk di kantor kami,” jelasnya. 

(bj/gas/rij/cho/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia