alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Bangun Infrastruktur Desa, Diapresiasi Warga

East Java Green Scout Innovation (EJGSI) 2020

12 Oktober 2020, 12: 48: 06 WIB | editor : Nailul Imtihany

LAYAK HUNI : Anggota Pramuka peserta EJGSI 2020 Zona X Kabupaten Lamongan membersihkan rumah Mbah Ripan setelah pemugaran rampung. Sentuhan lukisan mural di dinding rumah membuat lebih indah dan terkesan unik.

LAYAK HUNI : Anggota Pramuka peserta EJGSI 2020 Zona X Kabupaten Lamongan membersihkan rumah Mbah Ripan setelah pemugaran rampung. Sentuhan lukisan mural di dinding rumah membuat lebih indah dan terkesan unik.

Share this      

Radar Lamongan – Sekitar 100 anggota Pramuka penegak dan pendega disibukkan dengan berbagai kegiatan pada hari kedua pelaksanaan East Java Green Scout Innovation (EJGSI) 2020 Zona X Kabupaten Lamongan, kemarin (11/10).

Mulai pagi hingga sore hari, ada yang melakukan pengecatan plengsengan sungai, bersih-bersih lingkungan rumah tidak layak huni (RTLH) yang telah selesai dilakukan pemugaran. Kemudian, penyaluran paket bahan pangan dan masker kepada warga, pemasangan plang penunjuk arah, dan pembuatan taman.

Bahkan, beberapa pemuda yang tergabung dalam komunitas mural setempat juga membantu para anggota Pramuka untuk membuat desain mural yang unik. Sehingga suasana di Desa Kembangbahu menjadi semarak dengan berlangsungnya kegiatan kerelawanan yang diselenggarakan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jatim, serta didukung Pemerintah Provinsi Jatim dan Komisi E DPRD Jatim ini.

PEDULI LINGKUNGAN MASYARAKAT : Diana Putri Ayunda dari Gudep 16.090 serta Muhammad Misbahuddin dari Gudep 16.089, keduanya berasal dari Pangkalan SMAN 1 Mantup menyerahkan bantuan paket sembako dan te

PEDULI LINGKUNGAN MASYARAKAT : Diana Putri Ayunda dari Gudep 16.090 serta Muhammad Misbahuddin dari Gudep 16.089, keduanya berasal dari Pangkalan SMAN 1 Mantup menyerahkan bantuan paket sembako dan te

Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan saling berbagi tugas agar seluruh kegiatan dapat berjalan lancar. Sebagian kelompok melakukan pengecatan plengsengan sungai dan membuat taman.

Kemudian sebagian kelompok disebar untuk bersih-bersih di tujuh rumah yang selesai dilakukan pemugaran. Sekaligus memasang plakat nama pemilik rumah, serta Dasa Dharma Pramuka.

Sementara kelompok lainnya mendistribusikan bantuan berupa 150 paket bahan pangan dan masker, 100 tempat sampah, dan satu gerobak sampah. Arya Sandi Wira Pradana, 16, anggota Pramuka dari pangkalan SMAN 1 Kembangbahu menuturkan, baru kali ini dia terlibat dalam kegiatan bhakti berskala besar.

Remaja yang duduk di kelas XI itu merasa senang bisa terjun langsung untuk mengabdi kepada masyarakat meskipun dalam masa pandemi. ‘’Harapan saya kegiatan ini lebih sering diadakan untuk melatih kreativitas dan mengisi waktu luang,’’ tuturnya.

Masyarakat Desa Kembang bahu sangat merasakan langsung manfaat kegiatan kerelawanan ini. Banjir apresiasi datang dari mereka atas kegiatan EJGSI ini. Terlebih warga penerima manfaat pemugaran rumah tidak layak huni (RTLH). Salah satunya Ahmad Fadeli dan Zumrotun.

Pasutri dengan tiga anak tersebut selama ini harus bertahan hidup dengan kondisi rumah yang atapnya hampir ambruk dan tidak memiliki kamar mandi. Sehingga untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK) terpaksa menumpang.

‘’Apalagi suami saya hanya kerja jadi kernet dan saya kerja bantu-bantu di warung. Selama proses pemugaran rumah ini, saya dan keluarga sementara mengungsi di rumah mertua. Tapi sekarang Alhamdulillah rumah saya sudah dipugar menjadi lebih baik. Tidak takut lagi atapnya ambruk dan sudah punya kamar mandi,’’ ungkapnya.

Tak lupa, wanita berhijab ini berharap agar ke depan lebih banyak lagi RTLH yang memperoleh bantuan pemugaran. ”Terima kasih Pramuka Jatim. Terima kasih Pramuka Lamongan. Semoga semakin sukses,’’ ucapnya.

Terpisah, Andalan Daerah Kwarda Jatim Urusan Pramuka Luar Biasa, Kak Djaka Santosa mengapresiasi kinerja para peserta EJGSI, sehingga kegiatan bisa berjalan lancar. Terlebih, mereka juga konsisten menerapkan protokol kesehatan. Dia berharap agar kegiatan terakhir sekaligus upacara penutupan yang berlangsung hari ini juga berjalan lancar dan tepat waktu.

‘’Upacara penutupan akan dilakukan oleh Plt. Ketua Kwarda Jatim Kak AR. Purmadi. Sekaligus dihadiri oleh Bupati Lamongan Fadeli yang juga KAMABICAB Gerakan Pramuka Lamongan dan Komisi E DPRD Jawa Timur H. Kodrat Sunyoto,’’ ucapnya.

Selain itu, dalam acara pamungkas tersebut juga akan dilakukan serah terima tujuh kunci RTLH yang telah selesai dipugar, serta penyerahan berbagai bantuan secara simbolis.

(bj/din/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia