alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan
Desa Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring

Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat, Tumbuhkan Wirausaha Baru

08 Oktober 2020, 09: 08: 13 WIB | editor : Nailul Imtihany

SEMANGAT: Plt Sekretaris Desa Dradahblumbang Matjuri bersama Subari S.Sos, staf Bidang Produksi dan Pemasaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan dan ibu – ibu, memamerkan hasil olahan serbuk susu jahe.

SEMANGAT: Plt Sekretaris Desa Dradahblumbang Matjuri bersama Subari S.Sos, staf Bidang Produksi dan Pemasaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan dan ibu – ibu, memamerkan hasil olahan serbuk susu jahe.

Share this      

Radar Lamongan - Desa Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring merupakan desa terbesar di wilayah kecamatan setempat. Potensi desa terus dikembangkan agar perekonomian tetap bergairah meski di masa pandemi Covid - 19.

Bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan, Pemerintah Desa Dradahblumbang Rabu (7/10) melakukan kegiatan penumbuhan wirausaha baru lewat pelatihan pembuatan olahan minuman.

Kegiatan itu dilaksanakan di Balai Desa Dradahblumbang dan diikuti tiga puluh ibu rumah tangga. Mereka terbagi tiga kelompok. Pelatihannya meliputi pembuatan bahan, proses produksi, label hingga pemasaran olahan minuman.

CIPTAKAN WIRAUSAHA BARU: Ibu – ibu bersemangat mengikuti pelatihan pembuatan olahan minuman yang diadakan pemerintah Desa Dradahblumbang.

CIPTAKAN WIRAUSAHA BARU: Ibu – ibu bersemangat mengikuti pelatihan pembuatan olahan minuman yang diadakan pemerintah Desa Dradahblumbang.

Kepala Desa Dradahblumbang KM Santoso mengatakan, kemaslahatan masyarakat dan kemajuan desa merupakan harapan yang ingin ditingkatkan. Banyak pabrik di sekitar desanya.

Potensi ekonomi desa dapat dikembangkan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan – pelatihan kepada generasi muda dan ibu – ibu. ‘’Kegiatan ini untuk pemberdayaan ibu – ibu Desa Dradahblumbang. Juga untuk meningkatkan perekonomian. Yakni inovasi bisa membuat minuman dengan memanfaatkan bahan yang ada di wilayah desa,’’ jelasnya.

Biasanya, lanjut dia, para ibu hanya bisa membuat gorengan dan kue. Sekarang, mereka bisa membuat minuman – minuman olahan berbahan jahe maupun kunyit. ‘’Ibu – Ibu yang sudah dilatih, tolong nanti latihan sendiri. Bisa di balai desa maupun rumah. Alat sudah kami sediakan. Dikembangkan lagi, hasilnya bisa dititipkan di pabrik dan warung - warung sekitar pabrik,” pintanya.

Ke depan, Desa Dradahblumbang rencananya membangun lapangan futsal, rest area dan pengembangan waduk desa untuk kolam pemancingan. Lokasinya sekitar balai desa yang luasnya 4 hektare.

Sementara itu, Staf Bidang Produksi dan Pemasaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan Subari S.Sos berharap kegiatan tidak terhenti setelah pelatihan. Para ibu di Desa Dradahblumbang bisa menciptakan inovasi – inovasi baru terkait olahan minuman. ‘’Kami terbuka untuk UMKM di tiap – tiap desa. Apabila produk olahan sudah berizin PIRT, bisa dititipkan di rumah Kreatif Dinas Koperasi dan Usaha Mikro,” ujarnya.

(bj/*/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia