alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Masker Scuba Dilarang, Penjualan Menurun Drastis

24 September 2020, 14: 30: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

MERUGI: Agustin, seorang PKL menjajakan dagangan masker mangkal di pertigaan ujung Jalan AKBP M. Soeroko, Bojonegoro kemarin (23/9).

MERUGI: Agustin, seorang PKL menjajakan dagangan masker mangkal di pertigaan ujung Jalan AKBP M. Soeroko, Bojonegoro kemarin (23/9). (NURCHOLISH/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Adanya larangan masker scuba cukup berpengaruh terhadap penjualan di lapak-lapak. Padahal, pedagang sudah telanjur kulakan masker scuba secara banyak. Namun, penjualan menurun drastis.

Agustin, 38, salah seorang pedagang kaki lima (PKL) turut berjualan masker merasa merugi. Semenjak ada berita peraturan larangan menggunakan masker jenis scuba, stok masker miliknya masih banyak.

‘’Memang semenjak adanya pengu muman kalau masker jenis scuba tidak boleh oleh pemerintah, saya sangat rugi. Pembelinya pun jarang. Terkadang dua hari hanya laku satu biji saja. Sebab, untuk bisa balik modal kulakan barang nya saja belum bisa,’’ keluh Agustin, warga Kelurahan Klangon, Kecamatan Kota ini.

Padahal, sebelum ada larangan, Agustin memastikan mampu menjual puluhan masker dalam sehari. Menjual masker di sela-sela jualan minumannya. Stok masker pun ditambah dengan mendatangkan barang dari Jakarta.

(bj/rij/cho/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia