alexametrics
Minggu, 20 Sep 2020
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro
BPJS Kesehatan Bojonegoro

Catering Lancar, Bayar Iuran JKN Pun Tak jadi Ambyar

17 September 2020, 12: 23: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Sri Astutik (59) pemilik catering pondok Bu Tomo

Sri Astutik (59) pemilik catering pondok Bu Tomo

Share this      

Radar Bojonegoro – Sri Astutik,59, atau sering disapa Bu Tomo adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki usaha catering Pondok Bu Tomo, spesial masakan khas Jawa, di Jalan Mliwis Putih Ngrowo Kabupaten Bojonegoro. Bu Tomo menyadari usianya kini sudah tidak muda lagi. Sehingga dia merasa sangat membutuhkan jaminan kesehatan untuk mengakses pelayanan kesehatan di masa lansianya ini.

Bu Tomo memiliki riwayat penyakit komplikasi yang tidak ringan. Sehingga Bu Tomo telah mendaftarkan diri dan keluarga ke dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sejak tahun 2014. “Ya, namanya juga sudah usia, mau dibagaimanakan lagi, pasti sangat rentan dengan gangguan kesehatan. Jujur saat ini saya banyak memanfaatkan BPJS Kesehatan untuk berobat kontrol, karena saya sakitnya macam – macam.

Selain darah tinggi, gula, kolesterol dan jantung juga. Alhamdulilah, terakhir check up di laboratorium Fortuna Bojonegoro jantung saya sudah kembali normal dan itu semua saya berobatnya menggunakan kartu KIS dari BPJS ini,” cerita perempuan berputra tiga ini. Bu Tomo juga memberikan masukan kepada masyarakat di seluruh Indonesia agar tidak malas–malasan untuk membayar iuran JKN-KIS. Sebab, dengan rutin membayar iuran JKN-KIS sama dengan menolong sesama yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Kalau untuk bayar iuran rutin tiap bulannya, saya dan keluarga sangat ikhlas dipotong dari sebagian laba catering yang saya kumpulkan ini. Alhamdulilah catering saya lancar, jadi bayar iuran JKN pun tidak jadi ambyar. Saya selalu kelingan (mengingat) yang membutuhkan bukan cuma saya saja. Banyak orang di luar sana yang juga membutuhkan biaya untuk berobat seperti sakit tua saya ini,” tutur wanita paruh baya kelahiran Bojonegoro.

Tidak lupa Bu Tomo menyampaikan harapannya bagi keberlangsungan Program JKN-KIS ke depan untuk tetap berjuang memberikan yang terbaik kepada seluruh peserta BPJS Kesehatan dan penduduk warga negara Indonesia. Sehingga Bangsa Indonesia menjadi warga negara yang sehat dan terjamin kesehatan seluruhnya.

(bj/*/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia