alexametrics
Sabtu, 26 Sep 2020
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Sudah 45 Persen, Progres Proyek Pasar Banjarejo dan Sroyo Dipantau

16 September 2020, 14: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

WAKTU MEPET: Pengerjaan Pasar Sroyo ditarget akhir tahun tuntas. Hal sama juga Pasar Banjarejo.

WAKTU MEPET: Pengerjaan Pasar Sroyo ditarget akhir tahun tuntas. Hal sama juga Pasar Banjarejo. (NURCHOLISH/RDR.BJN)

Share this      

Radar Bojonegoro - Progres pembangunan Pasar Banjarejo terus dikebut. Namun, Dinas Perdagangan (Disdag) Bojonegoro memastikan tetap memperhatikan kualitas. Saat ini progres pengerjaan mencapai 45 persen.

‘’Pembangunan kami percepat mengingat waktu yang pendek. Tapi, kualitas tetap kami perhatikan,’’ ungkap Kepala Disdag Sukaemi. Kemmi melanjutkan, saat ini prosesnya pembuatan dek lantai atas. Pembuatan dek lantai itu berlangsung di tiga bangunan induk gedung. Itu dilakukan bersamaan. ‘’Kalau menunggu selesainya setiap dek akan lama,’’ jelas mantan Camat Tambakrejo itu.

Kemmi optimistis pengerjaan pasar menelan anggaran Rp 49 miliar itu tuntas akhir tahun ini. Sehingga, tahun depan bisa difungsikan. Pembangunan Pasar Banjarejo baru dimulai Juli lalu. Proses lelang baru selesai Juni. Sehingga, Juli proses pengerjaan baru dilakukan oleh rekanan. Selain Pasar Banjarejo, disdag juga membangun Pasar Sroyo. Pengerjaanya juga terus dikebut. Para pakerja terus melembur.

‘’Jumlah pekerja juga ditambah,’’ ujar dia. Saat ini progresnya mencapai 50 persen lebih. Proses pengecoran dan dek lantai sudah selesai. ‘’Berikutnya pemasangan rangka baja. Menunggu cor kering dulu. Kurang lebih 15 hari,’’ ujar Kemmi sapaannya.

Kemmi menjelaskan, Pasar Sroyo ini bakal diberi nama baru. Yakni, Pasar Mesra. Kepanjangan dari Mejuwet-Sroyo. Kebetulan pasar itu berlokasi di dua desa. Yakni, Desa Mejuwet dan Desa Sroyo. ‘’Pasar ini belum pernah dibangun. Baru saat ini dibangun,’’ ujar Kemmi. Anggaran pembangunan Pasar Sroyo sekitar Rp 11 miliar. Tahun ini adalah pembangunan tahap kedua.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sigit Kushariyanto mengatakan, progres pembangunan sejumlah pasar daerah itu harus lebih cepat. Waktu penyerapan APBD sudah kian mepet. ‘’OPD terkait harus memacu kinerja agar pengerjaan bisa selesai lebih cepat,’’ terangnya. Menurut Sigit, sejumlah pasar daerah sudah memerlukan revitalisasi. Kondisinya ada yang tidak bagus. ‘’Pasar Banjarejo itu memang sudah waktunya dibangun,’’ ujar dia.

(bj/rij/zim/cho/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia