alexametrics
Sabtu, 26 Sep 2020
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

SKK Migas: CSR Bisa untuk Persibo

Syaratnya Tetap Sinergi dengan Pemkab

14 Agustus 2020, 12: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

SKK Migas: CSR Bisa untuk Persibo

Share this      

Radar Bojonegoro - Ada angin segar seiring kegamangan pecinta sepakbola, terutama Persibo Bojonegoro terhadap perusahaan-perusahaan minyak dan gas (migas). Kerap kali suporter dan pemerhati sepak bola menanyakan kepedulian perusahaan migas, sebagai sponsor Persibo.

Terutama penggunaan dana corporate social responcibilty (CSR). Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memberi lampu hijau jika dana CSR sektor migas, bisa digunakan pembiayaan olahraga, khususnya Persibo.

‘’CSR bisa untuk membiayai olahraga. Apalagi seperti Persibo itu bisa memajukan nama daerah penghasil migas,’’ kata Kepala SKK Migas Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) Nur Wahidi kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (13/8). Alasannya, tujuan utama CSR itu untuk masyarakat. Dari program dibiayai CSR itu menunjang perekonomian daerah, apalagi Persibo itu satu-satunya klub sepak bola kebanggaan warga Bojonegoro.

Menurut dia, tujuan utama anggaran CSR itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga semua lembaga atau program dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan bisa dibiayai CSR. Seperti Persibo itu klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro, sebagai daerah penghasil migas.

Di Kota Ledre sekarang ada tiga kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang beroperasi. Yakni ExxonMobil Cepu Limited yang mengelola Blok Cepu. PT Pertamina EP Asset IV Field Sukowati mengelola Lapangan Sukowati, dan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) mengelola Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB).

‘’Tidak ada larangan, ke depan bisa dimatangkan konsepnya,’’ ujar dia. Program yang dibiayai CSR itu, kata Nur Wahidi, prinsipnya tetap sinergi dengan pemkab. Sehingga untuk kepastian pembiayaan CSR itu, akan dikoordinasikan lagi dengan pemkab setempat.

Karena selama ini, di beberapa daerah penghasil migas, belum ada pembiayaan klub sepak bola atau olahraga lain yang dibiayai CSR. Namun sangat mungkin CSR dari lapangan migas di Bojonegoro untuk membiayai Persibo. ‘’Karena bisa mengangkat nama daerah penghasil migas di kancah nasional,’’ ujar dia.

(bj/msu/rij/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia