alexametrics
Sabtu, 26 Sep 2020
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan
Bank Jatim Cabang Lamongan

Dukung Pasar Online Lamongan, QRIS Mudahkan Transaksi Online

14 Agustus 2020, 10: 24: 47 WIB | editor : Nailul Imtihany

BERI CINDERA MATA : Bupati Lamongan H. Fadeli menyerahkan cindera mata kepada Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman

BERI CINDERA MATA : Bupati Lamongan H. Fadeli menyerahkan cindera mata kepada Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman

Share this      

Radar Lamongan - Bank Jatim sangat peduli dengan pemulihan usaha mikro, kecil, dan menengah. Program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lamongan itu selalu didukung bank berpelat merah ini. Salah satu buktinya, Bank Jatim Cabang Lamongan ikut mensukseskan program Pasar Online Lamongan (POL).

Bahkan, secara khusus Bank Jatim memberikan kemudahan pelayanan bagi nasabahnya. Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman mengatakan, program Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan terobosan Bank Indonesia agar diinovasikan dalam menghadapi tantangan era Revolusi Industri 4.0.

Program ini berupa layanan transaksi berbasis nontunai. Dalam dunia perbankan, financial technology (fintech) terus dikembangkan karena kebutuhan masyarakat semakin tinggi akan kemudahan bertransaksi tersebut. Bank Jatim ikut berkomitmen memberikan kemudahan bagi nasabah melalui QRIS dengan menciptakan aplikasi mobile banking untuk mendukung transaksi online seperti POL tersebut.

Busrul memastikan ke depan akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat. Salah satunya, mendukung program POL dan QRIS untuk memudahkan masyarakat bertransaksi di era sekarang, sejalan dengan protokol kesehatan yang diterapkan.

Dukungan itu diberikan dalam bentuk kemudahan pembayaran dan permodalan bagi pelaku UMKM yang nantinya menjadi goal Bank Jatim dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Suntikan modal sampai sekarang juga masih berlanjut. Bahkan dalam waktu dekat ditingkatkan kredit portofolio UMKM minimal 20 persen.

Sebelumnya, program pinjaman mikro, multiguna pegawai, dan pundi kencana sektor sudah berjalan selaras. “Kemudahan-kemudahan untuk nasabah selalu diutamakan oleh kami, dan inovasi itu sangat dibutuhkan menghadapi tantangan sekarang,” terangnya.

 ‘’Kami mohon dukungan dan doanya agar Bank Jatim dapat berkembang. Kami juga berharap Pemerintah Kabupaten Lamongan terus bersinergi untuk memajukan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur, khususnya Lamongan,’’ harapnya. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah, menyambut baik dan bangga dengan terobosan yang dilakukan Pemkab Lamongan bersama Bank Jatim.

Model transaksi ini sangat dibutuhkan selama pandemi karena prosesnya cepat dan efisien. Hanya melalui beberapa scaning barkode sudah bisa. Apalagi masa pandemi, transaksi langsung menggunakan uang yang lusuh sangat beresiko. Sehingga, manfaatnya berlipat.

Selain itu, transaksi ini tidak ada pembulatan yang menguntungkan dua pihak. Bahkan transaksi ini tercatat dan bisa dilakukan evaluasi. “Saya sangat senang ada gebrakan yang positif di tingkat daerah, karena triwulan ketiga ini menjadi penentu perekonomian Jatim. Sehingga kita harus segera pulih, dan dunia perbankan bisa mengembalikan modal,” ujarnya saat launching aplikasi POL di Pendapa Lokatantra Pemkab Lamongan kemarin (13/8).

‘’POL ini keren. Surabaya saja belum punya. Pemkab Lamongan bisa menjadi pelopor dan pioner pasar tradisional di Jawa Timur. Fitur – fiturnya sudah lengkap. Seperti e-commerce yang sudah punya nama. Saya mohon izin untuk membesarkan aplikasi ini ke daerah – daerah lain,’’ tuturnya.

(bj/rka/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia