alexametrics
Sabtu, 26 Sep 2020
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan
KABUPATEN LAMONGAN PANEN RAYA PADI

BANGUN KETAHANAN PANGAN DITENGAH PANDEMI

06 Agustus 2020, 21: 17: 50 WIB | editor : Nailul Imtihany

BANGUN KETAHANAN PANGAN DITENGAH PANDEMI

Share this      

Radar Lamongan - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Lamongan kemarin, Kamis (6/8), melakukan panen raya tanaman padi bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen Widodo Iryansyah di Desa Karangtinggil, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.

‘’Ini bagus sekali. Tadi ada yang bisa 8 ton per hektare. Ini akan menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan pangan kita,’’ ujar Mayjen Widodo.

Menurut dia, meski musim kemarau dan masa pandemi Covid-19 ini, petani Lamongan masih bisa eksis. ‘’Jawa Timur ini melayani pemenuhan pangan untuk saudara-saudara kita di Indonesia Timur," imbuhnya.

Terkait penanganan Covid-19, Pangdam mengamini pernyataan Bupati Lamongan Fadeli agar jangan sampai menganggap remeh. Vaksin dan obat untuk virus tersebut saat ini belum ada.

‘’Sehingga harus hidup disiplin seperti sekarang ini, tetap memakai masker. Karena dengan memakai masker, tidak hanya menyelamatkan diri sendiri, tapi juga menyelamatkan saudara dan kawan,’’ ujarnya.

Sementara itu, Bupati Fadeli menjelaskan, sampai awal Agustus ini, luas panen padi mencapai 98.407 hektare. Produksi secara keseluruhan tercatat 739,7 ribu ton. Produktivitasnya 7,47 ton per hektare.

Di Kecamatan Pucuk, lanjut dia, luas tanamnya mencapai 6.304 hektare. Dari luas tersebut, 4.752 hektare sudah dipanen. "Ini luar biasa. Produktivitas di sini yang mencapai 7,5 ton per hektare, di atas angka Lamongan,’’ kata dia.

Kepala Dinas TPHP Rudjito SP MM menambahkan, di masa pademi Covid-19 ini para petani tidak banyak keluar rumah.  Mereka lebih intens ke sawah. Sehingga, tahun ini tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai menunjukkan produktivitas yang sangat tinggi dibandingkan tahun lalu.

Tahun sebelumnya, Kabupaten Lamongan menghasilkan 1.112.000 ton gabah kering giling padi  dan 623.000 ton jagung.

Rudjito menjelaskan, Lamongan menjadi salah satu dari lima daerah penghasil pangan nasional. Lamongan menempati urutan ke-5 tingkat nasional dan penghasil tanaman pangan nomor satu di Jawa Timur.

Panen raya yang dihadiri Pangdam V Brawijaya diharapkan semakin memotivasi para petani agar lebih berkinerja di bidang pertanian. Khususnya untuk menunjang ketahanan pangan di Lamongan.

Ke depan, Lamongan bakal terus berinovasi agar produktivitas hasil pertanian semakin maksimal. Selama ini, Dinas TPHP dikenal memiliki banyak inovasi. Hasilnya di antaranya Jagung Inovasi Tani Jago masuk TOP 99. Kemudian masuk 25 besar Kovablik Provinsi Jawa Timur untuk manajemen tanaman padi sehat.  Serta tahun ini kembali masuk TOP 99 tingkat nasional Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik dengan Inovasi Tani Jago Dilan (Tani Jago, Daulat Jagung Indonesia Dari Lamongan).

(bj/*/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia