alexametrics
Sabtu, 08 Aug 2020
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban
Direktur Teknologi Informasi DJKI Kemenkumham

Sucipto: Saya Tak Akan Lupa Asal

Bantu 15 Unit Laptop kepada SMK PGRI 1 Tuban

02 Agustus 2020, 06: 00: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

PENGABDIAN ALUMNI: Direktur Teknologi Informasi Kekayaan Intelektual Kemenkum HAM Sucipto, SH., MH., M.K.N (tengah) menyerahkan dokumen penyerahan bantuan 15 unit laptop di aula SMK 1 PGRI Tuban kemarin (1/8).

PENGABDIAN ALUMNI: Direktur Teknologi Informasi Kekayaan Intelektual Kemenkum HAM Sucipto, SH., MH., M.K.N (tengah) menyerahkan dokumen penyerahan bantuan 15 unit laptop di aula SMK 1 PGRI Tuban kemarin (1/8). (Istimewa)

Share this      

Anak itu tidak hanya ingat ibu kandungnya. Dia juga peduli dan mengabdi.... 

Apresiasi itulah yang disampaikan Sumarno, ketua Yayasan Lembaga Pendidikan PGRI Tuban dalam sambutan Serah Terima Barang Milik Negara Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkum HAM kepada SMK PGRI 1 Tuban kemarin (1/8). 

Anak yang dimaksud Direktur Teknologi Informasi Kekayaan Intelektual Kemenkum HAM Sucipto, SH., MH., M.K.N yang tak lain alumnus sekolah kejuruan setempat yang menyerahkan bantuan 15 unit laptop kepada lembaga pendidikan di Jalan Manunggal itu. Bantuan tersebut diterima kepala sekolah setempat Zaenal Abidin. 

Sucipto bersama keluarga besar SMK 1 PGRI Tuban.

Sucipto bersama keluarga besar SMK 1 PGRI Tuban. (Istimewa)

Sumarno menegaskan, kepedulian pejabat pusat berpangkat eselon IIA itu kepada almamaternya bisa jadi teladan alumnus lain. Dia optimistis dengan campur tangan alumnus yang berhasil seperti Sucipto, SMK PGRI 1 Tuban yang kini mengalami krisis siswa bisa kembali berjaya. 

Sementara itu, Kepala SMK PGRI 1 Tuban Zaenal Abidin mengaku terharu dengan bantuan tersebut. Dia berharap bantuan tersebut tidak hanya bermanfaat, namun juga membawa berkah. 

Dalam sambutan penyerahan, Sucipto mengatakan, tanpa ilmu yang didapat dari almamaternya, dirinya tidak mungkin bisa seperti ini. Dia memastikan dirinya tidak akan lupa diri. ''Sekecil apa pun, saya berusaha memberikan kebaikan dan kemudahan,'' ujar pria kelahiran Desa Cendoro, Kecamatan Palang itu yang kemudian mengutip filosofi Jawa sangkan paraning dumadi yang artinya dari mana manusia berasal dan akan ke mana dia kembali.

(bj/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia