alexametrics
Sabtu, 08 Aug 2020
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Kelanjutan Pembangunan Pasar Kerajinan Margomulyo Ditunda

Anggaran Terpangkas Pandemi

01 Agustus 2020, 11: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

KHAS: Pekerja kerajinan kayu. Kecamatan Margomulyo menjadi sentra kerajinan beragam kayu jati dan ukiran.

KHAS: Pekerja kerajinan kayu. Kecamatan Margomulyo menjadi sentra kerajinan beragam kayu jati dan ukiran.

Share this      

Radar Bojonegoro - Pembangunan lanjutan Pasar Kerajinan di Kecamatan Margomulyo, batal dilanjutkan tahun ini. Anggarannya terkena efisiensi penanganan Covid-19. Dinas perdagangan (disdag) berencana membangunnya lagi tahun depan.

Kepala Disdag Sukaemi menjelaskan, pembangunan Pasar Kerajinan itu dijadwalkan tahun ini. Namun, pembangunan itu batal karena anggarannya terkena efisiensi. ‘’Alokasi angga rannya dialih kan untuk penangnan Covid-19. Jadi, tahun ini batal,’’ jelasnya.

Anggaran pembangunan pasar itu mencapai Rp 835 juta. Itu rencananya digunakan mela kukan penambahan sejumlah fasilitas di pasar itu. Sebab, gedung Pasar Kerajinan Margomulyo sudah ada. Rencananya, tahun ini akan dilakukan pembangunan lanjutan.

Pasar kerajinan itu saat ini belum bisa difungsikan karena fasilitasnya belum lengkap. Sebab, baru berdiri gedung saja. Pasar ini sebagai sentra produksi berbasis kayu jati. Pasar ini nantinya akan digunakan memasarkan kerajinan khas Margomulyo. Yakni, kerajinan akar jati. Sebab, kecamatan berbatasan dengan Kabupaten Ngawi itu pusat pembuatan kerajinan kayu jati.

Bangunan Pasar Kerajinan Margomulyo sudah dibangun tahun sebelumnya. Pembangunan menggunakan dana APBD tahun itu. ‘’Perlu ada penambahan fasilitas. Terutama ruangan untuk para pedagang,’’ jelas mantan camat Tambakrejo itu. Tidak hanya memasarkan, juga bisa produksi kerajinan.

Sebab, nantinya akan diberikan ruang khusus produksi kerajinan. Pasar kerajinan itu nantinya diharapkan bisa menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Margomulyo.

Kemmi menjelaskan, berencana melakukan pembangunan pasar itu tahun depan. Anggaran dipasang sama dengan tahun ini. Sehingga, pada 2022 mendatang pasar itu sudah bisa digunakan.

Selain Margomulyo, menurut Kemmi, Bojonegoro memiliki dua pasar kerajinan. Satunya ada di depan Kantor Kecamatan Ngasem. Namun, pasar itu juga belum difungsikan karena masih perlu penambahan fasilitas, yakni pagar. ‘’Rencananya tahun ini kami buatkan pagar. Sehingga, bisa segera digunakan,’’ jelasnya

(bj/zim/rij/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia