alexametrics
Sabtu, 08 Aug 2020
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Waspada Kebakaran! Sehari Dua Lokasi Kejadian

01 Agustus 2020, 10: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

JINAKKAN API: Petugas damkar berupaya memadamkan api. Kebakaran kemarin petang terjadi di Desa Kemamang, Kecamatan Balen.

JINAKKAN API: Petugas damkar berupaya memadamkan api. Kebakaran kemarin petang terjadi di Desa Kemamang, Kecamatan Balen.

Share this      

Radar Bojonegoro - Petang mulai tiba. Namun, sesaat sebelum azan magrib, warga Dusun Karanglo, Desa Kemamang, Kecamatan Balen, dikagetkan dengan kebakaran menimpa rumah Lasiman.

Warga bergegas keluar rumah dan membantu pemadaman kemarin petang (31/7). Kebakaran bagian belakang rumah Lasiman, 50, itu sekitar pukul 17.30 kemarin. Sumber api diduga berasal dari diang yang dibakar oleh korban di kandang ternaknya. 

Api merambat ke tumpukan jerami sekaligus rumah bagian belakang. Jaenah, istri korban yang mengetahui asap dan api di rumahnya, bergegas meminta tolong warga sekitar.

Selang 15 menit, delapan petugas damkar dan dua mobil damkar datang. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.20. “Kerugian korban ditaksir satu juta rupiah meliputi kayu penyangga talang rumah dan usuk rumah bagian belakang,” ujar Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro Sukirno.

Belum sampai 24 jam, malamnya juga terjadi kebakaran di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, sekitar pukul 19.30. Si jago merah melahap gudang mebel milik Ali Ghufron, warga Gang Samiadoen, Jalan Gajah Mada.

Api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bangunan lainnya. Sukirno mengungkapkan, bahwa sumber api diduga berasal dari tungku di dalam gudang mebel digunakan korban memasak air. Kemungkinan api di tungku tidak mati dengan sempurna saat diguyur air. Saat ditinggal korban pulang ke rumah, api membesar.

Muslim, tetangga korban mengetahui ada kobaran api berasal dari gudang mebel tersebut. Bergegas, Muslim berteriak minta tolong kepada warga setempat agar membatu memadamkan api.

“Di dalam gudang mebel itu tidak ada orangnya, pemiliknya sudah pulang ke rumah,” terangnya. Tumpukan kayu di dalam gudang mengakibatkan api cepat membesar. Bangunan gudang juga semipermanen berbahan kayu.

Dua mobil damkar dan tujuh personel dari Pos Damkar Kota datang ke lokasi sekitar pukul 19.54, sejam kemudian api sudah padam. Bangunan gudang semiper manen berukuran 10x25 meter itu terbakar kurang lebih 15 persen sekaligus tumpukan kayu.

“Material yang berhasil diselamatkan 85 persen bangunan gudang. Beberapa perabotan dan bahan baku mebel serta barang-barang mebel yang sudah jadi,” tuturnya. Kerugian korban ditaksir Rp 20 juta. Tidak ada korban luka-luka maupun korban jiwa.

Sukirno mengimbau apabila hendak mema tikan api tungku atau sampah sebaiknya diguyur air berkali-kali. Benar-benar pastikan tidak ada api tersisa. Karena kebakaran terjadi akibat memenuhi syarat segitiga api. Yakni bahan bakar, oksigen, dan sumber panas.

“Ketika ada sumber api dan di dekatnya ada benda-benda mudah terbakar lalu ada angin mengembus dan suhu panas, kebakaran pun terjadi dalam waktu singkat,” jelasnya.

(bj/gas/rij/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia