alexametrics
Sabtu, 08 Aug 2020
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Waduh, Pasien Terkonfirmasi Positif Bertambah 17 Orang

29 Juli 2020, 12: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Waduh, Pasien Terkonfirmasi Positif Bertambah 17 Orang

Share this      

Radar Tuban – Kabar penambahan kasus pasien terkonfirmasi positif tadi malam membuat tim gugus tugas kembali dibuat jantungan. Betapa tidak, jumlah penambahan kasus baru sekarang ini mencapai 17 orang. Rekor penambahan tersebut tercatat terbanyak kedua dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya, penambahan terbanyak pada 14 Juli lalu sebanyak 18 pasien. Pada penambahan kali ini terdapat dua pasien yang meninggal dunia dengan status awal sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). ‘’Saat meninggal statusnya masih PDP.

Ternyata hasil swab-nya positif,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo kepada Jawa Pos Radar Tuban. Disampaikan dia, 17 pasien terkonfirmasi baru itu berasal dari Kecamatan Jenu (4 orang), Singgahan (1 orang), Parengan (1 orang), Palang (4 orang), Plumpang (2 orang), Tambakboyo (1 orang), Soko (1 orang), Jatirogo (1 orang), Kerek (1 orang), dan Tuban (1 orang). Dari 17 pasien tersebut, 10 pasien berasal dari tracing yang dilakukan tim gugus tugas terhadap orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasien positif.

Adapun 7 pasien lainnya berasal dari pasien dalam pengawasan (PDP) yang menjalani perawatan di rumah sakit. Untuk total sampel swab yang keluar, terang Bambang, se banyak 48 orang. Hasilnya, 17 orang di nyatakan positif. Seiring dengan ditemukannya kembali pasien terkonfirmasi baru tersebut, tim gugus tugas langsung melakukan tracing terhadap orang-orang yang sebelumnya melakukan kontak erat dengan pasien.

Utamanya pasien yang sebelumnya berstatus PDP. Sebab, mereka yang berstatus PDP tidak melalui proses tracing, sehingga kemungkinan melakukan kontak erat dengan orang lain tanpa diketahui. ‘’Sesuai protap, orang-orang yang sebelumnya melakukan kontak erat dengan pasien langsung kita tracing,’’ paparnya.

Meski terjadi penambahan yang cukup banyak, namun di sisi lain gugus tugas juga kembali menyampaikan kabar baik. Pada saat yang sama juga terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak sebelas orang. Kabar baik tersebut sekaligus menam bah panjang rentetan pasien sembuh.

Setidaknya dalam sepekan terakhir ini, setiap hari ada pasien yang dinyatakan sembuh. Juru bicara gugus tugas Endah Nurul Kumarijati mengakui, penambahan kasus baru sebanyak 17 orang tersebut memang tidak terprediksi.

Hal tersebut membuat gugus tugas teratapan. Sebab, dalam sepekan terakhir tren kesembuhan yang meningkat. ‘’Kaget juga, beberapa hari ini sudah menurun tajam karena banyak yang sembuh, tapi tiba-tiba naik sebanyak ini,’’ katanya.

Namun demikian, terang Endah, ada sisi positif dari penambahan kasus baru tersebut. Sebab, dengan ditemukannya kasus baru itu, maka semakin banyak pula pasien positif yang mendapat penanganan dengan cepat sekaligus melindungi orang-orang di sekitarnya. Selain itu, dengan ditemukannya kasus baru tersebut segera memutus rantai penularan.

‘’Daripada menjadi OTG dan beraktivitas seperti biasa. Itu malah lebih bahaya,’’ terang sekretaris dinas kesehatan itu. Di sisi lain, Endah tetap optimistis tren kesembuhan akan terus naik, sehingga mampu menutup skor penambahan kasus baru.

Sebab, satu-satunya kunci untuk menuju ke level zona kuning adalah meningkatkan skor kesembuhan pasien. ‘’Kalau tren kesembuhan insya Allah akan terus naik,’’ kata dia. Praktis, hingga tadi malam total jumlah pasien sembuh sebanyak 138 orang.

Namun, karena ada penambahan kasus baru, sehingga pasien positif yang menjalani perawatan dan isolasi kembali bertambah menjadi 43 orang. Rinciannya, 21 orang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, 1 orang dirawat di rumah isolasi, kemudian 10 orang dirawat di RSUD dr R Koesma Tuban, 4 orang dirawat di RS Medika Mulia, 5 orang dirawat di RSUD Sosodoro Djatikoesoema Bojonegoro, 1 orang dirawat di RS Muhammadiyah Lamongan, dan 1 orang lagi dirawat di RSNU Tuban.

(bj/tok/ds/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia