alexametrics
Sabtu, 08 Aug 2020
radarbojonegoro
Home > Sport
icon featured
Sport

Persela Buru Pemain U-20

Tiga Pemain Mudanya Tak Memenuhi Syarat

21 Juli 2020, 14: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Persela Buru Pemain U-20

Share this      

Radar Lamongan – Manajemen dan jajaran pelatih Persela harus berburu pemain U20. Sebab wacana regulasi yang telah dipaparkan PT Liga Indonesia Baru (LIB), salah satunya harus memiliki dua pemain U-20 kelahiran 2001 ketika kompetisi Liga 1 digulirkan.

Aturan tersebut guna persiapan Indonesia menyambut Piala Dunia U-20 tahun depan. Namun, tiga pemain muda tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut sudah tidak memenuhi syarat.

‘’Tiga pemain muda yang kita punya di bawah tahun 2001. Jadi kita harus cari-cari lagi,’’ tutur Asisten Pelatih Persela, Didik Ludiyanto kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (20/7).

Tiga penggawa muda yang dimiliki Persela, yakni M. Rio Agatha (kiper), Risqky Putro Utomo (striker), dan Ubaidillah (stoper) tidak memenuhi syarat. Karena kelahiran 2000. Sehingga Didik harus memantau seluruh pemain yang tergabung dalam elite pro academy (EPA) Lamongan untuk mencari pemain U20.

Seperti diketahui, EPA Lamongan terdiri dari klub junior, yakni Persela U-16, Persela U-18, dan Persela U-20. ‘’Kalau pemain yang kemarin membela Persela U-18 dan Persela U-20, rata-rata usianya sudah melebihi.

Tapi masih ada pemain dari Persela U-16,’’ ujar mantan pelatih Persela Junior tersebut. Sebenarnya, pemain Persela U-16 yang berlaga pada 2018 cukup bagus. Salah satu nama yang paling moncer yakni Fery Setiawan berposisi striker. Fery sempat masuk dalam talent scouting. Didik mengakui, jika Fery menjadi salah satu pemain yang masuk dalam list.

‘’Kita akan cari pemain-pemain dari tim junior yang potensial untuk memenuhi regulasi,’’ ujar Didik saat dikonfirmasi via ponsel. Didik menyambut baik adanya regulasi pemain muda diberikan kesempatan bermain dikompetisi Liga 1.

Sehingga pemain muda minimal memiliki pengalaman merasakan atmosfer kompetisi terbaik di Indonesia. ‘’Dari awal kita cukup senang jika pemain muda diberikan kesempatan untuk bermain,’’ katanya.

Apalagi, lanjut dia, PT LIB dalam kompetisi Liga 1 direncanakan bergulir pada 1 Oktober mendatang merencanakan tanpa degradasi. Sehingga, terang Didik, jajaran pelatih Persela tak akan terbebani ketika menurunkan pemain muda. ‘’Jadi tim tidak terbebani ketika menurunkan pemain yang belum memiliki pengalaman dikompetisi Liga 1,’’ pungkas Didik.

(bj/jar/ind/feb/nae/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia