alexametrics
Sabtu, 11 Jul 2020
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Hore! Akses KRD Bojonegoro-Surabaya Sudah Beroperasi Lagi

02 Juni 2020, 11: 06: 17 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

DIPERIKSA: Penumpang KRD Bojonegoro-Surabaya melakukan protokol kesehatan di Stasiun Bojonegoro.

DIPERIKSA: Penumpang KRD Bojonegoro-Surabaya melakukan protokol kesehatan di Stasiun Bojonegoro. (Bhagas Dani Purwoko/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

Radar Bojonegoro - Tut-tut-tut, suara kereta rel diesel (KRD) memasuki Stasiun Bojonegoro kemarin siang (1/6). Wajahwajah semringah para penumpang setelah selama pandemi Covid-19ini, KRD tak beroperasi. Padahal, kereta api ini menjadi buruan penumpang menuju Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.

Per 1 Juni kemarin KRD jurusan Bojonegoro-Sidoarjo sudah mulai beroperasi kembali. Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Bojo negoro, masih belum banyak penum pang datang dan berangkat di Stasiun Bojonegoro. Pihak stasiun memperketat protokol kesehatan Covid-19 terhadap penumpang.

Suhu badan di atas 38 derajat dilarang menumpang. Tia, salah satu penumpang asal Kecamatan Dander mengatakan, dirinya rutin sebulan dua kali ke Surabaya. Ia mengantar ibunya berobat ke Surabaya.

Sehingga selama KRD tidak beroperasi, Tia harus carter mobil. “Iya saya dapat informasi 1 Juni ini KRD sudah beroperasi lagi. Jadi tidak perlu carter mobil lagi. Karena KRD kan ekonomis,” jelasnya. Pokin salah satu penumpang tiba dari Gresik mengatakan, senang KRD bisa beroperasi kembali.

Dirinya senang bisa pulang ke Bojonegoro naik KRD. Sebab, saat Lebaran pekan lalu, KRD belum beroperasi. Perantau asal Kecamatan Gondang itu mengaku akan menaati protokol kesehatan Covid-19.

“Iya nanti tetap lapor ke gugus tugas desa setempat,” ujarnya. Nanda Maulana juga menyempatkan waktu untuk pulang ke rumahnya dengan KRD. Penumpang asal Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora itu saat Lebaran belum bisa pulang. Pria bekerja di Sidoarjo mengaku sudah menjalani seluruh protokol kesehatan Covid-19.

Ia mengatakan sudah menjalani rapid test diadakan perusahaan tempatnya bekerja. Hasil tesnya pun nonreaktif. “KRD mumpung sudah beroperasi lagi, saya manfaatkan buat pulang ke rumah,” jelasnya. Hari pertama KRD beroperasi, penumpang yang tiba di Stasiun Bojonegoro sekitar 30 orang.

Sedangkan, penumpang yang berangkat dari stasiun sekitar 50 penumpang. KRD ini berhenti di stasiun-stasiun kecil di kecamatan. Kepala Stasiun Bojonegoro Agus Widodo mengatakan, KRD beroperasi kembali. Namun, kereta penumpang jarak jauh belum beroperasi lagi.

Pihaknya tetap memperketat protokol kesehatan Covid-19. Seluruh penumpang diwajibkan memakai masker dan cuci tangan pakai sabun. Setiap penumpang datang juga langsung didata sekaligus dites suhu badan oleh petugas gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Pemkab Bojonegoro.

Ia berharap diperketatnya protokol kesehatan Covid-19, seluruh perjalanan KA bisa beroperasi kembali. “Kami perketat protokolnya sebagaimana penerapan yang biasa disebut new normal. Pakai masker itu wajib, apabila suhu badan di atas 38 derajat tentu kami cegah berangkat,” tegasnya.

(bj/gas/rij/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia