alexametrics
Kamis, 03 Dec 2020
radarbojonegoro
Home > Lamongan
icon featured
Lamongan

Ini Aktivitas Alfonsius Kelvan, Kiper Persela selama Liga 1 Ditunda

28 Mei 2020, 09: 42: 47 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Alfonsius Kelvan

Alfonsius Kelvan (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

Paska kompetisi dihentikan akhir Maret lalu, Alfonsius Kelvan memutuskan pulang ke kampung halaman istrinya di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Kiper 31 tahun tersebut menghidupkan kembali bisnis kuliner milik istrinya.

‘’Jadi aku nerusin usaha istri saja. Di sini punya usaha restoran Arabian Food, ikan, dan ayam bakar gitu,'' tutur Alfons, sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (27/5).

Namun, bisnis kuliner tersebut tak seramai ketika Covid-19 belum mewabah. Meski begitu, pemasukan yang didapat dirasa Alfons cukup lumayan. Kegiatan itu dilakukannya sembari menunggu kepastian bergulirnya kembali kompetisi Liga 1.

‘’Pengaruh banget bisnisnya. Cuma alhamdulillah ada saja penghasilan sedikit untuk menyambung hidup dan membantu mertua yang lagi sakit,'' tutur kiper berkepala pelontos tersebut.

Di sela-sela mengurusi bisnis kuliner dan merawat mertua yang sakit, Alfons tetap menjaga kondisi fisiknya. Dia menjadwalkan individual training selama di rumah. Hal itu dilakukan agar performanya tidak menurun. Sehingga dia siap ketika nantinya Liga 1 dilanjutkan kembali.

‘’Sesibuk apapun harus tetap menjaga kebugaran. Menjadwalkan empat kali dalam seminggu latihan, pagi dan sore hari,'' jelasnya.

Sekitar sepuluh tahun ini Alfons menjadi muslim. Keputusan tersebut diambilnya ketika membela Persepam Pamekasan pada 2010. Setelah itu, Alfons menjelajah ke sejumlah klub. Di antaranya Pelita Bandung Raya (PBR), Persiba Bantul, Bali United, Persiba Balikpapan, Persebaya, Borneo FC, dan PSMS Medan. Meski di tengah situasi sulit Covid-19, Alfons merasakan hikmah selama Ramadan dan lebaran tahun ini.

''Berkahnya ibadahnya juga bisa lebih fokus. Bukan selama ini tidak fokus, tapi ibadahnya lebih dapat lah. Lebih ketata gitu,'' ujar kiper kelahiran Flores tersebut.

Ini berbeda dengan Ramadan dan lebaran sebelumnya. Dia harus membagi fokus karena masih ada latihan bersama tim dan terkadang masih menjalani pertandingan di kompetisi. Kini, dia lebih fokus di rumah bersama anak dan istrinya.

''Suasana ramadan dan lebaran hanya di rumah saja. Karena kita kan tidak boleh ke luar dari sini ya. Ada PSBB dan segala macam,’’ ujarnya.

Tahun ini, Alfons memantapkan hati berlabuh ke Persela. Dia mengungkapkan, sebenarnya tahun lalu sudah ditawari pelatih kiper Persela Erick Ibrahim. Namun, dirinya sudah telanjur bergabung bersama PSMS Medan.

‘’Suasana Lamongan tenang. Kemarin saat kompetisi, saya boyong istri ke Lamongan. Tapi semenjak korona, dibawa balik ke Kaltim,'' tutur suami Karina Mulyasari ini.

(bj/jar/ind/yan/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia