alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban
Langkah Dinsos P3A Kabupaten Tuban dalam Pera

Masyarakat Harus Berpartisipasi Aktif Pencegahan Persebaran Covid-19

31 Maret 2020, 07: 00: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

EDUKASI MASYARAKAT: Anggota tim Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) foto bersama di teras kantor Dinsos P3A Tuban sebelum sosialisasi keliling dengan mobil dan membagikan sanitizer.

EDUKASI MASYARAKAT: Anggota tim Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) foto bersama di teras kantor Dinsos P3A Tuban sebelum sosialisasi keliling dengan mobil dan membagikan sanitizer. (Istimewa)

Share this      

Dalam upaya mencegah persebaran corona virus disease (Covid-19) di Tuban, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Tuban melakukan berbagai upaya preventif. Salah satunya melalui dua ujung tombaknya, yaitu Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Mereka melakukan sejumlah langkah taktis. 

Tagana

Tagana relawan sosial yang memiliki kepedulian dalam penanggulangan bencana tersebut berada di garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat melalui penyuluhan. Mereka tidak sendiri. Dibantu Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Tagana juga mobile dengan melakukan pencegahan Covid-19 dengan penyemprotan disinfektan di musala, masjid, gereja, kelenteng, kantor pemerintahan, sejumlah desa, dan fasilitas umum lainnya. Sejak 21--29 Maret, total 108 titik yang disemprot. 

SOSIALISASI: Anggota Tagana memberikan menyuluhan terkait perilaku hidup bersih dan sehat kepada jamaah serta menyemprotkan disinfektan di salah satu tempat ibadah di Tuban.

SOSIALISASI: Anggota Tagana memberikan menyuluhan terkait perilaku hidup bersih dan sehat kepada jamaah serta menyemprotkan disinfektan di salah satu tempat ibadah di Tuban. (istimewa)

Selama ini, Tagana selalu sigap dalam penanganan bencana dengan berbagai inovasi. Jauh sebelum terjadi pandemi virus korona, Tagana bergerak menghadapi siaga cuaca ekstrem dengan membentuk gerakan Palu Paman yang merupakan kepanjangan dari Pantau Sebar Luaskan Pastikan Aman. 

TKSK 

Tim yang tergabung dalam TKSK tak kalah getolnya dalam menghadapi penyebaran virus korona. Pada Jumat (27/3), tim ini membagikan seribu botol sanitizer di sejumlah kecamatan. TKSK juga melakukan upaya preventif terkait penyebaran virus korona dengan mengedukasi masyarakat tentang bahaya Covid-19 dan upaya pencegahannya. Ada tradisi menarik pada saat relawan hendak menjalankan tugas siaran keliling. Pada siaran keliling Jumat (27/3) di wilayah Kecamatan Tuban, Merakurak, Palang, dan Semanding, mereka mengawali dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng tolak balak Covid- 19 di halaman kantor Dinsos P3A Tuban. 

Plt Kepala Dinsos P3A Tuban Drs. Joko Sarwono kepada Jawa Pos Radar Tuban mengatakan, selain mengoptimalkan tim relawannya yang tergabung dalam Tagana dan TKSK, dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, institusinya juga memerintahkan kepada agen e-warung sebagai penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) agar mengatur jam pencairan bantuan tersebut. Teknisnya, pengambilan yang dijadwalkan setiap pertengahan bulan diatur tidak berbarengan. Hal tersebut untuk meminimalisasi terjadinya kerumunan. Bukan hanya itu. Agar di depan agen e-warung juga disiapkan sarana cuci tangan plus sabun. Sebelum dan selesai transaksi, keluarga penerima manfaat harus cuci tangan. 

Dikatakan dia, Dinsos P3A Tuban bersama Tagana dan TKSK berupaya maksimal mendorong masyarakat untuk menolak persebaran virus korona. Salah satunya mengedukasi perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah penularan virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut. Selama pandemi virus korona, kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahtetaan Rakyat Setda Tuban itu, Dinsos P3A Tuban juga mengajak masyarakat membiasakan mencuci tangan pakai sabun. Juga mengingatkan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi, makan makanan yang dimasak sempurna, dan menerapkan etika saat batuk dan bersin. Standar operasional prosedur (SOP) lain yang diimbau untuk wajib dipatuhi untuk menghambat persebaran pagebluk Covid-19 adalah mengenakan masker dan menjaga jarak yang aman. Setelah masyarakat mengetahuinya, dia berharap mereka makin melek terhadap pandemi tersebut yang berujung pada partisipasi aktif untuk ikut terlibat dalam pencegahan penyebaran virus korona. Tak kalah pentingnya mematuhi instruksi pemerintah untuk berdiam diri di rumah.*

(bj/ds/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia