alexametrics
Kamis, 04 Jun 2020
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban
Semprot Disinfektan Kawasan Perkampungan

Kita Hadapi Virus Korona dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

30 Maret 2020, 14: 17: 40 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

PANGGILAN HATI: Setiajit mengoperasikan hand sprayer besar untuk menyemprot disinfektan di rumah warga di Kelurahan Ronggomulyo, Kecamatan Tuban kemarin (29/3).

PANGGILAN HATI: Setiajit mengoperasikan hand sprayer besar untuk menyemprot disinfektan di rumah warga di Kelurahan Ronggomulyo, Kecamatan Tuban kemarin (29/3). (Istimewa)

Share this      

Terpanggil untuk mencegah persebaran virus korona di Tuban, bakal calon bupati (bacabup) Setiajit kembali melakukan langkah nyata. Setelah Rabu (25/3), membagikan seribu paket bak air berkeran plus sabun kepada pemilik warung, pengelola musala, dan memasang di tempat kerumunan massa, kemarin (29/3) dia kembali action. Yakni, menyemprotkan cairan disinfektan di area perkampungan Kelurahan Ronggo­mulyo, Kelurahan Doromukti, dan Kelurahan Kutorejo.
Action Setiajit bertagline Bersama Kita Lawan Korona itu dimulai pukul 08.00. ‘’Se­telah wil­ayah perkotaan, gerakan ini akan dilanjutkan ke sejumlah kawasan pedesaan dan keca­matan,’’ tegas kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jatim itu.
Setiajit yang kemarin mengenakan kaus lengan panjang warna hitam, bercelana jeans, bersepatu kets putih, dan bermasker itu turun langsung. Tidak hanya mengomando timnya Satuan Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Provinsi Jatim, dia juga tak canggung mengoperasikan peralatan semprot.
Untuk mengoptimalkan pemberantasan Covid-19 pada sarana yang memungkinkan menjadi wahana penularan, tim yang di­terjunkan pengoperasikan dua peranti. Yakni, hand sprayer besar dan kecil. Peranti yang disebut pertama untuk menyemprot media besar dan terbuka, seperti jalan, dinding, ruang, dan taman. Sementara hand sprayer kecil dioperasikan untuk menjangkau gagang pintu rumah dan kaca. 
Selama timnya menyemprot, Setiajit  blu­sukan ke kampung padat penduduk di tiga kelurahan tersebut. Sambil menyusuri gang-gang sempit yang sebagian hanya bisa dilalui pejalan kaki, dia tidak hanya menyapa, namun mengajak ngobrol masyarakat. Ke­pada kalangan duafa dan yatim-piatu yang ditemui, birokat senior kelahiran Desa Tegalrejo, Kecamatan Tuban itu menyerahkan paket sembako dan uang.
‘’Saya Setiajit, ibu. Mohon diterima pem­berian saya yang tidak seberapa ini,’’ ujar dia ketika mengulurkan langsung paket sembako kepada Sumiyati, warga Kelurahan Ronggomulyo. Begitu terharunya dengan pemberian Setiajit, Sumiyati mengungkapkan isi hatinya. ‘’Selama ini, saya belum menerima bantuan apa pun dari pemerintah,’’ tutur dia.
Begitu mendapati musala di Ronggomulyo yang pembangunannya baru setengah jalan, mantan Pjs bupati Jombang itu membantu dana. Di Dusun Kebonalas, Gang Kutorejo X, Kelurahan Kutorejo, Setiajit memberikan santunan kepada dua warga setempat yang rumahnya ludes terbakar pada Sabtu (21/3). Kesempatan blusukan ke perkampungan padat tersebut juga dimanfaatkan Setiajit untuk membagikan masker dan bak air ber­keran. Salah satunya di  Pasar Serut. Di pasar yang luasnya hanya 20x43 meter persegi itu, Setiajit sempat mema­sangkan masker kepada sejumlah pedagang dan masyarakat yang belanja. ‘’Biasakan pakai masket ya, Bu biar sehat,’’ kata dia.
Dalam action kemarin, mantan kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jatim itu tidak hanya memberantas perse­baran virus korona di perkampungan per­kotaan Bumi Wali. Dia juga membawa misi mengedukasi masyarakat di kalangan me­nengah ke bawah terkait pencegahan penularan virus tersebut.
Setiajit mengatakan, dirinya bersama Satuan Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Provinsi Jatim terus mendorong masyarakat untuk menolak persebaran virus korona. Salah satunya mengedukasi perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah penularan virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut. ‘’Ma­syarakat tidak perlu takut! Kita hadapi virus korona ini dengan perilaku hidup bersih dan sehat’’ tegas dia yang berharap Tuhan Yang Masa Kuasa senantiasa melindungi seluruh masyarakat.
Selama pandemi virus korona, Setiajit begitu peduli memberantas persebaran vi­rus yang mematikan tersebut. Ketika mem­bagikan bak air berkeran pada 25 Maret lalu, dia tidak hanya mengajak masyarakat membiasakan mencuci tangan pakai sabun. Dia juga mencerahkan  pentingnya mengon­sumsi makanan bergizi, makan makanan yang dimasak sempurna, dan menerapkan etika saat batuk dan bersin. Standar opera­sional prosedur (SOP) lain yang diimbau untuk wajib dipatuhi untuk menghambat persebaran pagebluk Covid-19 adalah menge­nakan masker dan menjaga jarak yang aman.
Setelah masyarakat mengetahuinya, Setiajit berharap mereka makin melek terhadap pandemi tersebut yang berujung pada par­tisipasi aktif untuk ikut terlibat dalam pen­cegahan penyebaran virus korona. Tak kalah pentingnya mematuhi instruksi pemerintah untuk berdiam diri di rumah. (ds)

ULURAN TANGAN: Setiajit menyerahkan bantuan sembako dan masker kepada empat duafa.

ULURAN TANGAN: Setiajit menyerahkan bantuan sembako dan masker kepada empat duafa. (Istimewa)

(bj/ds/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia