alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban
Karpet Digulung, Disediakan Westafel-Sabun

MUI Perbolehkan Salat Berjamaah

21 Maret 2020, 09: 56: 05 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

TAK TERPENGARUH: Jamaah melaksanakan salat Jumat di Masjid Al Falah Tuban kemarin (20/3).

TAK TERPENGARUH: Jamaah melaksanakan salat Jumat di Masjid Al Falah Tuban kemarin (20/3).

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tuban tetap memperbolehkan masyarakat untuk salat berjamaah di masjid. Begitu pula salat Jumat di seluruh masjid di Bumi Wali. Pertimbangannya, Tuban masih dinyatakan sebagai daerah yang aman karena belum ada satu pun orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban seluruh masjid di Tuban belum ada yang mengosongkan aktivitas berjamaah seperti tempat ibadah di sejumlah kabupaten/kota lain. Masjid Agung, Masjid Akbar, Masjid Darussalam, Masjid Al Falah, Masjid Al Mubarok, dan Masjid Rahmat misalnya. Seluruhnya masih menggelar salat Jumat. Hanya saja jamaahnya tidak sepenuh seperti pada salat Jumat sebelumnya. 

Bedanya, salat jamaah tersebut digelar tanpa karpet. Sarana penutup lantai tersebut digulung. Untuk meminimalisir penularan virus Covid-19, sejumlah masjid menyediakan hand sanitizer dan westafel lengkap dengan sabunnya bagi jamaah yang akan masuk dan keluar.

Ketua MUI Tuban Abdul Matin Djawahir menyatakan melihat perkembangan Tuban yang masih digolongkan daerah yang aman, MUI Tuban mengizinkan masyarakat untuk tetap salat berjamaah di masjid. Termasuk salat Jumat yang wajib bagi laki-laki. ‘’Saya tausyiahkan bahwa salat Jumat tetap dilaksanakan seperti biasa. Demikian pula salat jamaah di masjid diharapkan dilakukan seperi biasa,’’ tutur dia.

Lebih lanjut ulama yang juga pengasuh Pondok Pesantren Bejagung ini mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti imbauan dan anjuran dari pemerintah pusat maupun daerah. Terutama terkait kebijakan untuk meminimalisir penyebawan virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut.

Kiai Matin juga meminta masyarakat untuk terus meningkatkan ibadah dan zikir meminta keselamatan bersama. ‘’Alhamdulillah berkat izin Allah, sampai saat ini Tuban tetap aman dari Covid-19,’’ tegas dia.

Ulama sepuh itu juga meminta wabah virus korona tersebut dapat menjadi momentum refleksi diri agar masyarakat bertobat atas seluruh kesalahan dan dosa yang diperbuat.
Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa demi kesehatan dan keselamatan bangsa Indonesia, khususnya untuk Tuban. ‘’Semoga semua diberi tambahan inayah, taufik, dan hidayah dari Allah SWT,’’ ujar dia.

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia