alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban
Polisi Ungkap Prostitusi Online Antarkota

Suami Jual Istri kepada Dua Pria Sekaligus

21 Maret 2020, 09: 53: 38 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

BIADAB: Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono didampingi Kasatreskrim Polres Tuban AKP Yoan Septi Hendri mengekspos tersangka (tengah) penjual istri melalui online.

BIADAB: Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono didampingi Kasatreskrim Polres Tuban AKP Yoan Septi Hendri mengekspos tersangka (tengah) penjual istri melalui online. (YUDHA SATRIA ADITAMA/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Entah apa yang ada dalam benak pasangan suami-istri (pasutri) muda ini hingga nekat bisnis prostitusi antarkota. Ardian Elga Mardhani, sang suami bertugas memasarkan istrinya sendiri yang berinisial SS di medsos seperti Twitter dan WhatsApp. Yang ditawarkan paket threesome (dua pria versus satu wanita) hingga foursome (tiga pria versus satu wanita).

Selasa (17/3) malam, mereka mendapat order foursome dari tiga pria hidung belang di sebuah hotel di Jalan Basuki Rachmad, Tuban. Namun, satu pria batal datang. Malam itu, Ardian menemani dua pria hidung belang asal Surabaya menikmati tubuh istrinya. Saat itu pula, petugas datang untuk menggerebek. Diamankan barang bukti ponsel untuk transaksi, pakaian dalam, kondom, uang transaksi, dan sejumlah alat fantasi seks pelaku.

Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, pasutri tersebut baru menikah dua tahun. Suami merupakan sopir truk kelahiran Karanganyar, Jatengh dan SS merupakan ibu rumah tangga asal Sragen, Jateng. Ardian sudah terbiasa menjual istrinya di berbagai kota. Antara lain, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Tuban. ‘’Pelaku spesialis melayani threesome atau lebih, mendapat pelanggan dari medsos,’’ jelas perwira lulusan Akpol 2000 itu.

Sekali menjual istrinya, pelaku menerima Rp 1,5 juta -– Rp 2,5 juta dari tiap pria. Karena bermain seks dengan banyak orang, Ardian bisa membawa pulang mulai Rp 3 juta -– Rp 6 juta tiap malam. Tarif tersebut dikurangi biaya menginap di hotel berbintang dan alat fantasi seks seperti tisu magic, kondom, pil perangsang, dan lainnya. ‘’Pengakuan tersangka, mereka menikmati saat berhubungan badan dengan banyak orang,’’ lanjut Ruruh.
 
Ya, saat mendapat bokingan pasutri tersebut menawarkan layanan seks secara bersama-sama. Artinya, Ardian pun ikut menikmati tubuh istrinya bersama banyak pria hidung belang lainnya. Namun, Ardian kebagian jatah paling terakhir. Yang didahulukan untuk berfantasi seks adalah pembayar istrinya yang paling mahal. ‘’Memasarkan di media sosial dengan kode Pasutri Solo dan siap ke kota mana saja di Indonesia,’’ tutur mantan Kapolres Madiun itu.(yud/ds)

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia