alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban
Pengobatan Gratis dan Berdayakan Masyarakat

Setiap Mendengar Keluhan Masyarakat, Selalu Turun dan Memberikan Solus

09 Maret 2020, 06: 15: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Setiap Mendengar Keluhan Masyarakat, Selalu Turun dan Memberikan Solus

Share this      

Kepedulian Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemprov Jawa Timur H. Setiajit, SH, MM kepada wong cilik begitu tinggi. Setiap kali dikeluhi masyarakat kalangan bawah yang sebagian besar di pedesaan tersebut, dia langsung merespons dengan mendatangi dan memberikan solusi.
Kemarin (8/3), dia menggelar Pengobatan Gratis #Tuban Milik Bersama di Dusun Galang, Desa Sumberejo, Kecamatan Widang.
Untuk memeriksa dan mengobati penyakit masyarakat setempat, dia mendatangkan 1 dokter, 2 perawat, dan 1 apoteker. Didatangkan juga 1 unit mobil ambulans. Bakti sosial yang dimulai sekitar pukul 15.00 tersebut  mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat setempat yang sebagian besar petani.
Sekitar 20.30, pengobatan masih berlangsung dan baru melayani sekitar 400 warga. Sebagian besar yang berobat kalangan manula. Keluhannya, penyakit rematik, darah tinggi, asam urat, dan diabet.
Selama berlangsung pengobatan masal, birokrat asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak itu menyalami dan menyapa sebagian masyarakat yang antre. ‘’Ibu gerah menopo (sakit apa, Red),’’ tanya dia kepada sejumlah perempuan tua yang menunggu antrean.
Setiajit mengatakan, pengobatan masal Sumberejo tersebut atas permintaan masyarakat setempat yang mengeluh banyak warganya yang sakit. Permintaan dan keluhan seperti itu yang selalu didengarnya.
Seperti halnya ketika dia disambati petani-petani di Desa Tegalsari, Kecamatan Widang; Desa Kedungjambe, Kecamatan Singgahan;  Desa/Kecamatan Bangilan; Desa Cendoro, Kecamatan Palang; dan Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek terkait mewabahnya hama yang menyerang sawah dan tegalannya. Kepada mereka, Setiajit membantu obat-obatan pertanian hingga rumah burung hantu untuk menanggulangi berbagai macam serangan hama. Mulai ulat grayak, belalang, sundep, dan tikus
Dari Sumberejo, mantan Pjs bupati Jombang itu melanjutkan perjalanan ke Desa Kujung, Kecamatan Widang. Di desa tersebut, dia menyambangi koperasi wanita (kopwan) yang dirintisnya tatkala dia bertugas di Bappeda Provinsi Jatim pada 2007. Setelah lewat 13 tahun, koperasi tersebut masih eksis. Usahanya hanya simpan-pinjam.
Mengetahui kesungguhan dan keseriusan pengurus dan anggota kopwan, Setiajit  memfasilitasi pengurus dan anggotanya  untuk mendapat pelatihan merias dan menjahit.
Desa lain yang dikunjungi mantan kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jatim itu adalah Desa Mrutuk, Kecamatan Widang. Di desa yang kerap dilanda banjir akibat luapan Bengawan Solo tersebut, Setiajit mendatangi jamaah tahlil muslimat. Kepada 80 anggota jamaah tahlil, dia memberikan bantuan pelatihan menjahit dan pengolahan hasil pertanian.
Sementara di Desa Mlangi, Kecamatan Widang, mantan Bakorwil II Bojonegoro itu mendatangi enam rumah yatim-piatu dan duafa untuk memberikan bantuan. (ds)

(bj/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia