alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarbojonegoro
Home > Bojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Gudang Tembakau Terbakar, Api Sulit Dipadamkan

05 Maret 2020, 16: 36: 45 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

KEBAKARAN: Kobaran api terlihat mengepung gudang tembakau di Dusun Bungkal, Desa Sidobandung, tadi malam. Tembakau siap kirim terbakar.

KEBAKARAN: Kobaran api terlihat mengepung gudang tembakau di Dusun Bungkal, Desa Sidobandung, tadi malam. Tembakau siap kirim terbakar. (Nurcholish/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Hujan baru saja mengguyur wilayah Kecamatan Balen, kemarin sore (4/3). Namun, sekitar pukul 15.30, suasana mendung itu warga dikejutkan dengan kebakaran gudang tembakau di Dusun Katangturi, Desa Sidobandung, Kecamatan Balen.

Hingga pukul 19.00 tadi malam, api masih berkobar. Si jago merah kian membesar. Api sulit dipadamkan karena yang terbakar tembakau sudah packing dan siap dikirim. Selain itu, bangunan dari kayu jati juga mudah terbakar. 

Informasi diterima Jawa Pos Radar Bojonegoro di lokasi kejadian, salah satu karyawan memastikan, tembakau sudah packing itu rencananya akan diekspor ke Filipina. Sementara itu, hingga tadi malam warga tampak penasaran menyaksikan peristiwa tersebut. Apalagi, kobaran api kian membesar. 

Kebakaran hebat ini hingga petugas mengerahkan dua unit mobil water suplay dari BPBD. Serta, tujuh mobil pemadam kebakaran silih berganti. Mobil damkar itu didatangkan dari Pos Kota, Temayang, hingga Baureno. Dugaan sementara api berawal dari korsleting listrik. 

"Awal saya tahu kobaran api berada di tengah gudang," kata Farid salah satu saksi mata. 

Menurut dia, saat awal kejadian kondisi gudang kosong. Sebab, karyawan sudah pulang kerja. Sebaliknya, jajaran petugas gudang berada di kantornya di sebelah barat gudang. Di antara beberapa gudang, bangunan yang terbakar paling besar. Lokasinya di tengah lahan berpagar tembok sekitar 2 meter itu. 

"Api cepat besar, saat itu masih sepi," ungkap Supeno, saksi lainnya.

Pria tinggal di sebelah timur gudang itu menambahkan, setelah mengetahui kobaran api, beberapa saat kemudian bangunan gudang ambruk dan petugas baru datang. 

Kepala Dinas Damkar Bojonegoro Andik Sudjarwo mengatakan, dugaan sementara api berawal dari listrik. Sebanyak 18 personel damkar dan  empat petugas BPBD. "Sampai sekarang belum bisa dipadamkan sejak jam pukul empat tadi," ujarnya ditemui di lokasi tadi malam.

(bj/msu/rij/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia