alexametrics
Sabtu, 28 Mar 2020
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban
DPMDKB Tuban

Baksos MOW-MOP, Upaya Menyejahterakan Keluarga

24 Februari 2020, 13: 38: 05 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

SUKSESKAN KB: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Drs Sukaryo Teguh Santoso M.Pd (berdiri) memberikan sambutan didampingi Kepala DPMDKB Nurjanah SH, MM; Kasdim 0811/Tuban Mayor Arh Teguh Prasetyo;,dll.

SUKSESKAN KB: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Drs Sukaryo Teguh Santoso M.Pd (berdiri) memberikan sambutan didampingi Kepala DPMDKB Nurjanah SH, MM; Kasdim 0811/Tuban Mayor Arh Teguh Prasetyo;,dll. (Istimewa)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Keluarga Berencana (DPMDKB) terus berkomitmen menyukseskan program Keluarga Berencana (KB) di Tuban.
Salah satu komitmen tersebut diwujudkan dengan rutin menggelar program KB metode operasi wanita (MOW) – metode operasi pria (MOP) dua kali tiap tahunnya.
Kemarin (23/2) MOW – MOP kesebelas dilaksanakan di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban. Untuk menyukseskan program penekanan laju jumlah penduduk tersebut, DPMDKB menggandeng sejumlah pihak. Antara lain TNI, BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Provinsi Jawa Timur, RSNU Tuban, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, dan tim penggerak PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga).
Kepala DPMDKB Tuban, Nurjanah mengatakan kegiatan kali ini diikuti 268 akseptor. Rinciannya, 253 MOW dan 15 MOP. Nurjanah mengatakan bakti sosial MOW–MOP tiap tahunnya selalu diikuti masyarakat dengan antusias. Terbukti jumlah akseptor atau masyarakat yang ikut jumlahnya selalu meningkat. ‘’Alhamdulillah sebelas kali MOW–MOP diselenggarakan di RSNU selalu sukses dan diikuti banyak peserta,’’ tutur mantan camat Kerek itu.
Dalam kesempatan tersebut, Nurjanah mengucapkan terima kasih berkat kerja keras seluruh kader dan tim, pelaksanaan MOW-MOP selalu berjalan lancar dan tidak pernah sepi peserta. Suksesnya pelaksanaan MOW-MOP tersebut bertujuan untuk menekan jumlah pertumbuhan laju penduduk. Dengan jumlah keluarga yang ideal (dua anak cukup), masyarakat akan semakin makmur. ‘’Tiap tahun partisipasi masyarakat luar biasa dan selalu didukung berbagai pihak,’’ kata dia.
Dia menambahkan, kesuksesan MOW-MOP adalah salah satu upaya Pemkab Tuban dalam mengentaskan kemiskinan. Dengan program dua anak cukup, kebutuhan keluarga akan tercukupi. Pengangguran perlahan akan teratasi. Sehingga akan ada banyak keluarga yang semakin sejahtera.
Kepala perwakilan BKKBN Jawa Timur Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd dalam sambutannya sangat mengapresiasi acara tersebut. Teguh menuturkan, kegiatan MOW-MOP belum dilakukan seluruh kota. Namun di Tuban sudah memulai dan dilakukan rutin hingga belasan kali.
‘’Saya berterima kasih di Tuban konsisten mendukung penekanan jumlah penduduk. Dengan pertumbuhan yang terkendali, keluarga bisa lebih sejahtera,’’ kata dia mengapresiasi.
Pejabat kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah ini mengatakan, sekarang ini Indonesia dihadapkan banyak persoalan terkait membeludaknya jumlah penduduk. Dengan mengatur jumlah penduduk, berarti turut berperan mengurangi persoalan nasional. Teguh yakin begitu program KB dijalankan dengan baik, persoalan di tanah air perlahan akan berkurang. ‘’Ini adalah gerakan mewujudkan keluarga Indonesia yang tentram dan mandiri,” tuturnya.

TEKAN LAJU PENDUDUK: Antrean akseptor MOW–MOP dari berbagai kecamatan di Tuban.

TEKAN LAJU PENDUDUK: Antrean akseptor MOW–MOP dari berbagai kecamatan di Tuban. (Istimewa)

(bj/yud/wid/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia