alexametrics
Kamis, 09 Apr 2020
radarbojonegoro
Home > Tuban
icon featured
Tuban

Resmikan Musala Baru, SMK TJP Komitmen Tanamkan Pendidikan Karakter

17 Februari 2020, 12: 15: 12 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

SEMOGA BERMANFAAT: Bupati Fathul Huda didampingi Kepala SMK TJP Tuban Bambang Kusdiyanto, ST. M.MPd., Ketua Yayasan Dr. H. Karmani, SH., M.Si. menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu.

SEMOGA BERMANFAAT: Bupati Fathul Huda didampingi Kepala SMK TJP Tuban Bambang Kusdiyanto, ST. M.MPd., Ketua Yayasan Dr. H. Karmani, SH., M.Si. menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu. (Istimewa)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Setelah dibangun kurang lebih tiga tahun, Musala Baitul Mutholibin SMK Taruna Jaya Prawira (TJP) Tuban akhirnya selesai. Sabtu (15/2), tempat ibadah tersebut diresmikan bupati Fathul Huda. Peresmian musala tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh bupati yang didampingi Kepala SMK TJP Bambang Kusdiyanto, ST. M.MPd., Ketua Yayasan Dr. H. Karmani, SH., M.Si, serta jajaran pengurus sekolah dan yayasan.
Dalam sambutannya, Bupati Fathul Huda mengaku sangat bangga sekaligus bersyukur atas diresmikannya musala tersebut. Terlebih, kegiatan peresmian musala itu diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim. ‘’Ini merupakan kegiatan yang membuat saya merasa bangga sekaligus bersyukur,’’ tuturnya.
Bupati berharap musala yang dibangun di area lingkungan sekolah setempat tersebut menjadi sentral membangun pendidikan karakter sekaligus menjadi laboratorium kesuksesan bagi anak didiknya. ‘’Kenapa saya sampaikan musala ini harus menjadi laboratorium kesuksesan, karena orang yang salatnya bagus Insya Allah akan meraih kesuksesan, baik di dunia maupun akhirat. Untuk itu, keberadaan musala ini harus dimanfaatkan dengan baik. Digunakan untuk salat berjamaah setiap hari bersama guru dan siswa,’’ ujar dia.
Dengan demikian, lanjut bupati, kelak lulusan SMK TJP akan menjadi orang-orang sukses dalam dunia kerja sekaligus memiliki karakter yang luhur. ‘’Lulusan SMK TJP harus memberikan warna di dunia kerja sekaligus menjadi teladan dalam bersikap,’’ pesannya kepada seluruh keluarga besar SMK TJP Tuban.
Ucapan syukur sekaligus bangga juga disampaikan Ketua Yayasan SMK TJP Dr. H. Karmani, SH., M.Si. Disampaikan Karmani, lulusan SMK TJP harus mampu bersaing di dunia kerja sekaligus memiliki karakter yang baik. Sehingga, keberadaan musala yang baru diresmikan itu menjadi sentra dalam menanamkan pendidikan karakter pada anak. Dan kelak akan menjadi pondasi bagi anak didik dalam menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. ‘’Untuk bisa bersaing di dunia industri di era seperti sekarang ini, semua lulusan SMK harus memiliki kompetensi yang siap kerja. Itu saja belum cukup, lulusan SMK TJP harus memiliki karakter yang baik. Untuk itu, keberadaan musala ini harus menjadi sentra pendidikan karakter bagi anak,’’ tuturnya.
Kepala SMK TJP Bambang Kusdiyanto menyampaikan, pembangunan musala yang memakan waktu kurang lebih tiga  merupakan upaya bersama seluruh keluarga besar SMK TJP. Mulai dari pengurus yayasan, komite, guru, dan seluruh siswa.
Biaya pembangunan musala tersebut, kata dia, tanpa meminta iuran kepada orang tua siswa. Sumber dananya dari hasil menyisihkan sebagian uang SPP yang dibayarkan siswa setiap bulannya. ‘’Musala ini dibangun oleh keluarga besar SMK TJP, yang kelak menjadi amal jariyah seluruh siswa SMK TJP,’’ tuturnya.
Disampaikan Bambang, sapaan akrabnya, selain sebagai tempat kegiatan ibadah, Musala Baitul Mutholibin juga sebagai tempat pembentukan karakter anak didik melalui kegiatan-kegiatan keagamaan sekolah. ‘’Semoga dengan adanya musala ini kegiatan keagamaan di sekolah semakin meningkat,’’ harapannya.
Selain peresmian musala, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian santunan kepada 270 anak yatim-piatu di lingkungan sekitar sekolah dan tempat tinggal guru. Santunan tersebut berupa uang dan bingkisan.  
Disampaikan Bambang, santunan kepada anak yatim merupakan agenda rutin yang setiap tahun digelar dan menjadi komitmen bersama seluruh guru, karyawan, dan siswa SMK TJP. Untuk guru dan karyawan menyisihkan gajinya sebesar 2,5 persen per bulan. Sedangkan untuk siswa sesuai dengan keikhlasan masing-masing yang dikumpulkan setiap hari Jumat oleh OSIS. Uang inilah yang kemudian dihimpun menjadi satu untuk memberikan santunan kepada anak yatim. ‘’Alhamdulillah setiap tahunnya infaq yang terkumpul selalu meningkat, sehingga jumlah anak yatim yang kita santuni terus bertambah,’’ kata dia sekaligus menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, karyawan, dan siswa yang berkomitmen untuk berbagai kepada anak yatim dan piatu.
Masih dikatakan Bambang, kegiatan menyisihkan sebagian uang untuk infaq kepada anak yatim merupakan pengembangan pendidikan karakter untuk menanamkan sifat-sifat sosial pada anak didik. ‘’Sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat, SMK TJP juga menggratiskan SPP bagi anak yatim dan piatu,’’ tandasnya.

AJANG SILATURAHMI: Keluarga besar SMK TJP dalam peresmian Musala Baitul Mutholibin SMK TJP Tuban.

AJANG SILATURAHMI: Keluarga besar SMK TJP dalam peresmian Musala Baitul Mutholibin SMK TJP Tuban. (Istimewa)

(bj/tok/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia