Jumat, 21 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Targetkan Tahun Ini Terakreditasi

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Jatirogo

14 Februari 2020, 10: 59: 17 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

RESMI DIBUKA: Bupati Fathul Huda didampingi  Kepala Dinkes Tuban dr. Bambang Priyo Utomo meresmikan Puskesmas Jatirogo secara simbolis dengan pemotongan pita.

RESMI DIBUKA: Bupati Fathul Huda didampingi Kepala Dinkes Tuban dr. Bambang Priyo Utomo meresmikan Puskesmas Jatirogo secara simbolis dengan pemotongan pita. (Istimewa)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – UPTD Puskesmas Jatirogo telah beroperasi. Puskesmas yang baru selesai dibangun itu diresmikan langsung oleh bupati Fathul Huda, Rabu (12/2). Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh bupati.
Hadir dalam peresmian Puskesmas baru tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban dr. Bambang Priyo Utomo, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dis­kominfo) Hery Prasetyo, Kabag Kesra Eko Yulianto, camat, dan sejumlah lembaga instansi terkait.
Bupati Fathul Huda mengaku sangat bersyukur karena pembangunan Puskesmas Jatirogo akhirnya tuntas dan bisa di­resmikan. Disampaikan bupati, pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Karena itulah pem­bangunan Puskesmas Jatirogo menjadi bagian dari program prioritas menyusul berubahnya status Puskesmas Jatirogo yang lama menjadi RSUD.
‘’Pembangunan puskesmas ini untuk memberikan dan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,’’ tuturnya.
Bupati berharap, sejumlah fasilitas dan tenaga medis yang belum terpenuhi agar segera dicukupi. Termasuk proses akreditasi supaya segera dituntaskan. Sehingga, ma­syarakat bisa mendapat pelayanan kesehatan secara maksimal.
‘’Seperti dokter gigi, belum semua pus­kesmas memiliki. Sehingga harus segera dilengkapi. Termasuk kebutuhan-kebu­tuhan fasilitas kesehatan lainnya, juga harus segera dilengkapi,’’ harapnya.
Dalam hal urusan kesehatan, bupati yang telah dua periode menjabat ini memberikan penekanan khusus pada pencegahan stunting. Seluruh Pus­kesmas yang ada di Kabupaten Tuban diminta aktif dalam memberikan so­sialisasi tentang pencegahan stunting. Sehingga, angka stunting di Tuban bisa terus ditekan.
Kepala Dinkes Tuban dr. Bambang Priyo Utomo menyampaikan, dengan berdirinya Puskesmas Jatirogo yang baru, kini pelayanan kesehatan di Kecamatan Jatirogo dilayani dua Puskesmas. Satunya, Pus­kesmas Kebonharjo. Jika ditambah dengan RSUD R. Ali Manshur, maka ada tiga layanan kesehatan yang berada di Jatirogo.
‘’Dulunya (Puskesmas yang lama, Red) rawat inap. Tapi karena sudah ada RSUD Ali Manshur, sehingga (puskesmas yang baru, Red) diganti menjadi non rawat inap,’’ terang Bambang, sapaan akrabnya.
Disinggung soal akreditasi, Bambang menargetkan, tahun ini Puskesmas Jatirogo sudah harus terakreditasi. ‘’Semakin cepat semakin bagus. Kita targetkan tahun ini sudah terakreditasi,’’ tandasnya.
Usai meresmikan Puskesmas Jatirogo, bupati juga meresmikan gedung rawat inap Puskesmas Bangilan. Dengan de­mikian, kini Puskesmas Bangilan memiliki gedung rawat inap baru yang lebih nyaman. (tok/wid)

TINGKATKAN PELAYANAN: Penandatanganan prasasti gedung rawat inap baru Puskesmas Bangilan.

TINGKATKAN PELAYANAN: Penandatanganan prasasti gedung rawat inap baru Puskesmas Bangilan. (Istimewa)

(bj/tok/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia