Jumat, 21 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Advertorial
Layak Jadi Percontohan

Anggota Terus Bertambah, Aset Koperasi Mawar Makin Besar 

31 Januari 2020, 08: 24: 40 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

SIMBOLIS : Ketua KSPPS Mawar KH. Khotib Sholeh, M.Ag (paling kiri) dan pengurus  KSPPS Mawar meyerahkan Wakaf Uang ke Pondok Pesantren Matholiul Anwar.

SIMBOLIS : Ketua KSPPS Mawar KH. Khotib Sholeh, M.Ag (paling kiri) dan pengurus KSPPS Mawar meyerahkan Wakaf Uang ke Pondok Pesantren Matholiul Anwar. (Istimewa)

Share this      

LAMONGAN - Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syari’ah Mawar (KSPPS Mawar) Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar, Sungelebak, Karanggeneng, Lamongan atau yang disebut Koperasi Mawar layak menjadi proyek percontohan untuk dunia perkoperasian. Betapa tidak, dalam waktu yang tidak lama sejak berdiri, KSPPS Mawar membukukan keuntungan, berbentuk uang maupun aset. 

 ‘’Alhamdulillah, KSPPS Mawar semakin mendapat tempat di hati masyarakat. Ini semua berkat keseriusan pengurus mengelola KSPPS Mawar sesuai dengan rel-nya,’’ kata Ketua KSPPS Mawar Karanggeneng, DR. Khotib Sholeh, M.Ag kepada Jawa Pos Radar Lamongan. 

Data tersebut terungkap setelah KSPPS Mawar menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-11 Tahun Buku 2019 yang digelar pada Sabtu tanggal 25 Januari 2020 Masehi, bertepatan pada tanggal 29 Jumadil Ula 1441 Hijriyah di Aula SMK NU-1 Simo Sungelebak Karanggeneng, Lamongan. 

TAUSIYAH: Ketua Dewan Pengawas KH Ahmad Taufiq (pegang mik) memberi sambutan pada RAT KSPPS Mawar ke-11 di Aula SMK NU Simo Sungelebak, Karanggeneng.

TAUSIYAH: Ketua Dewan Pengawas KH Ahmad Taufiq (pegang mik) memberi sambutan pada RAT KSPPS Mawar ke-11 di Aula SMK NU Simo Sungelebak, Karanggeneng. (istimewa)

Peserta RAT terdiri atas semua anggota koperasi, pengurus koperasi, pengawas koperasi dan para undangan dari Pejabat Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lamongan dan Sejawat Koperasi Syariah di Wilayah Lamongan, Gresik, Bojonegoro dan Tuban. 

Pada RAT tersebut disampaikan Laporan Pertanggung Jawaban Pengurus dalam menjalankan kegiatannya selama tahun 2019 dan juga Laporan Pertanggung Jawaban Pengawas  tentang pelaksanaan kinerja Koperasi pada Tahun Buku 2019. Selain itu, dalam RAT juga dipaparkan tentang Rencana Kerja dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RK-RAPB) Tahun 2020. Dalam LPJ nya disampaikan Laporan Unit Tamwil (pengembangan usaha dan bisnis) dan Unit Maal (pengembangan dana sosial).

Pada tahun 2019 ini, ungkap Khotib, pengurus telah melakukan berbagai upaya perbaikan dari segi administrasi serta sarana dan prasarana. Total anggota KSPPS Mawar pada 2019 mengalami kenaikan yang semula 2.486 nasabah menjadi 3.039 nasabah. Pengurus juga melakukan upaya-upaya efisiensi untuk meningkatkan pendapatan koperasi dan menekan NPF (non performing financing) . NPF bisa ditekan sampai pada angka 1,26%. 

Untuk periode Januari sampai Desember 2019, KSPPS Mawar telah melakukan penghimpunan dana pihak ketiga dengan produk Tabungan Syari’ah, Tabungan Haji, Tabungan Umrah, Tabungan Qurban dan Tabungan berjangka. Total dana pihak ketiga pada tanggal 31 Desember 2019 mencapai Rp.9.798.026.670,17. Sedangkan untuk periode yang sama telah melakukan penyaluran dana melalui berbagai jenis pembiayaan. Total pembiayaan yang diberikan per 31 Desember 2019 mencapai Rp.8.909.731.040,00. 

Umumnya, jelas Khotib, pembiayaan dilakukan dengan menggunakan akad Murabahah yaitu mencapai Rp. 3.531.183.500,00 atau 39,63 % dari total pembiayaan. Pembiayaan lainnya adalah Mudharabah, Rahn, Qardh, hiwalah dan Talangan Haji yang masing-masing mencapai Rp. 10.000.000,00, Rp. 853.434.600,00, Rp. 1.359.772.940,00, Rp. 2.100.000.000,00 dan Rp. 1.055.340.000,00. Pada 2019 ini juga, KSPPS Mawar telah berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp. 660.942.181,71 yaitu meningkat 52,76 % dibandingkan laba bersih untuk tahun yang sebelumnya yang mencapai Rp. 348.740.980,71.

Disamping laporan pengelolaan dan pengembangan  usaha dan bisnis koperasi, ungkap Khotib, dilaporkan pula pengelolaan, pengembangan dan pemanfaatan hasil wakaf uang serta pengembangan aset wakaf  untuk kemaslahatan Yayasan Perguruan Matholi’ul Anwar dan Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar. 

Sepanjang tahun 2019 ini usaha unit maal Koperasi Mawar yang bergerak di bidang pengelolaan zakat, infaq, shadaqah dan wakaf uang terus meningkat dengan upaya-upaya terobosan baru. Pengelolaan wakaf uang, jelas Khotib, berdampak positif terhadap penguatan modal koperasi. Upaya dan gerakan ini dilakukan sebagai wujud syukur atas kepercayaan dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang telah memberikan Surat Tanda Bukti Pendaftaran Nazhir dengan Nomor Pendaftaran: 3.3.00178 sebagai Nazhir Wakaf Uang pada tanggal 31 Agustus 2017. 

Koperasi berhasil membukukan 151.587.717 untuk Wakaf Uang Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar. Dari hasil investasi Wakaf Uang yang sudah terkumpul saat ini digunakan untuk membayar biaya mondok bagi 45 santri yatim dan dluafa. Koperasi berupaya mencapai target minimal 10 milyar untuk Wakaf Uang Pondok Pesantren Matholi'up Anwar. Sampai saat ini baru terkumpul 1.6 milyar.  

Sementara itu, ketua Dewan Pengawas Syariah KSPPS Mawar KH. Drs. Ahmad Taufiq mengaku lega atas capaian dan kinerja pengurus KSPPS Mawar tahun ini. Ke depan, Taufiq berharap KSPPS Mawar makin terus berkembang dan bisa bersaing secara sehat dengan lembaga-lembaga keuangan lain. ‘’Harapan saya sebagai ketua Dewas KSPPS Mawar seperti itu. Dan semoga terwujud,’’ kata Taufiq.

Dalam RAT tersebut, ungkap Taufiq, Dewan Pengawas KSPPS Mawar juga menyampaikan saran-sarannya, antara lain; pengurus agar tetap menjaga ketertiban administrasi agar tidak terjadi kesangsian data; terus menanamkan rasa pelayanan terhadap pesantren, anggota dan masyarakat, sehingga tumbuh rasa memiliki yang tinggi terhadap Koperasi Mawar; terus melakukan pembinaan kepada seluruh jajaran pengelola dan karyawan untuk bisa meningkatkan skill dan potensinya; perlunya kontrol khusus kepada cabang Koperasi Mawar yang dinilai kurang memuaskan dalam kinerjanya, terutama dalam pembukuan laba; pembukaan cabang baru harus dianalisa lebih matang; dan mengadakan pendidikan, pelatihan, dan penilaian kerja karyawan agar menjadi karyawan yang profesional, memiliki skill menjalankan roda bisnis, mampu meningkatkan service excellent sehingga brand Koperasi Mawar semakin melekat di hati masyarakat.

Taufiq mengungkapkan, KSPPS Mawar juga memberi maslahat dan manfaat yang signifikan bagi pesantren, santri/murid, dan masyarakat. Bagi pesantren, keberadaan KSPPS Mawar sangat menunjang upaya kemandirian pesantren karena sebagian pemasukan/pendapatan Pondok Pesantren merupakan pemasukan dari SHU Koperasi Mawar. Bagi santri dan murid, keberadaan KSPPS Mawar selain menyediakan kebutuhan pelayanan pembayaran kewajiban santri dan murid, juga sebagai tempat belajar kemandirian, kewirausahaan dan pengabdian. Dan bagi masyarakat umum, Koperasi Mawar menyediakan pelayanan keperluan pembiayaan bagi usaha kecil dan menengah dengan sistem syariah untuk ikut menjalankan upaya penegakan syariah di bidang ekonomi. (*)

(bj/yan/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia