alexametrics
Kamis, 09 Apr 2020
radarbojonegoro
Home > Sport
icon featured
Sport
BOLA VOLI

Recovery dan Kekompakan Tim Jadi Catatan

30 Januari 2020, 12: 37: 54 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

KURANG KOMPAK : Skuad lengkap Lamongan Sadang (LS) MHS saat menghadapi Surabaya Bhayangkara Samator di putaran pertama lalu. Masalah kekompakan menjadi catatan tim. 

KURANG KOMPAK : Skuad lengkap Lamongan Sadang (LS) MHS saat menghadapi Surabaya Bhayangkara Samator di putaran pertama lalu. Masalah kekompakan menjadi catatan tim.  (Istimewa)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Lamongan Sadang (LS) MHS baru mengantongi satu poin dari dua kali laga yang telah dilakoni pada putaran pertama Seri I Proliga 2020 di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru. Yakni melawan Jakarta BNI 46 dan Surabaya Bhayangkara Samator (SBS). Poin tersebut diraih saat kalah dari Jakarta BNI 46 dengan skor 2-3. Sedangkan melawan SBS tak mendapat poin karena kalah 1-3.

Tim Bola Voli Proliga asal Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran ini masih memiliki kesempatan menambah poin di lima putaran mendatang. Antara lain Sabtu (1/2) mendatang  melawan Jakarta Garuda di GOR Satria Purwokerto pada putaran II.

Manajer LS MHS, Sutomo menilai, dua pertandingan berbuah kekalahan pada putaran pertama tersebut dimaknai sebagai ajang uji coba bagi timnya sebagai debutan baru, sebelum melakoni laga-laga berikutnya.

‘’Recovery-nya kurang (pada laga kedua), jadi antar pemain kurang padu (kompak). Dua pertandingan kemarin mungkin perlu kita anggap sebagai uji coba karena selama ini baru sebatas latihan dan perlu penerapan dalam bertanding menghadapi lawan. Hasilnya sebagai pemacu ke depannya,’’ kata dia kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (29/1).

Sementara itu Pelatih Kepala LS MHS, Putut Marhaento mengatakan, setelah mendarat di Purwokerto Senin malam (27/1), timnya langsung menggelar latihan. ‘’Latihannya seperti biasa, dua kali sehari. Pagi untuk fisik dan malam untuk teknik,’’ katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler.

Dia sangat mewanti-wanti para pemainnya untuk tetap menjaga kondisi kesehatannya. Mengingat pekan lalu mereka usai menjalani pertandingan yang melelahkan. Sehingga, saat melawan Jakarta Garuda nanti kemungkinan Putut akan merubah formasi pemain.

‘’Kita lihat dulu kondisinya. Pemain yang fit tentu itulah yang akan dimainkan. Ya mudah-mudahan sehat semua. Karena saat tanding dengan Jakarta BNI 46 cukup menguras tenaga. Apalagi ditambah finalis tahun lalu itu tidak mengubah formasi pemainnya,’’ ucap pelatih asal Yogyakarta ini. 

Putut juga mengomentari performa dua pemain asingnya, Douglas Bueno dan Balsa Radunovic yang pertama kali bermain di kompetisi bola voli Indonesia yang ramai dengan teriakan penonton.

‘’Douglas dan Balsa perlu penyesuaian lingkungan. Maka kami menekankan pentingnya ketenangan saat bermain,’’ pungkasnya.

IST/RDR.LMG

(bj/din/feb/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia