Jumat, 21 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan
Pembangunan Alun-Alun & MPP Bukti Integritas

Pakta Integritas dan Target Kinerja Wajib Dipenuhi

23 Januari 2020, 12: 36: 31 WIB | editor : Amin Fauzie

KOMITMEN BERINTEGRITAS: Bupati Lamongan Fadeli bersama seluruh OPD Pemkab Lamongan menandatangani pakta integritas dan target kinerja 2020 disaksikan Sekretaris Deputi Reformasi Birokrasi Kementerian PAN-RB.

KOMITMEN BERINTEGRITAS: Bupati Lamongan Fadeli bersama seluruh OPD Pemkab Lamongan menandatangani pakta integritas dan target kinerja 2020 disaksikan Sekretaris Deputi Reformasi Birokrasi Kementerian PAN-RB. (PROTOKOL PEMKAB LAMONGAN/RDR.LMG)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pemkab Lamongan terus berkomitmen meningkatkan kualitas akuntabilitas kinerjanya. Bertempat di Ruang Gajah Mada gedung pemkab setempat, kemarin (22/1) dilakukan pencanangan zona integritas, penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kinerja para organisasi perangkat daerah (OPD) tahun 2020, serta penyerahan penghargaan AKIP Perangkat Daerah 2019.
Kegiatan tersebut diikuti Bupati Lamongan Fadeli; Wabup Kartika Hidayati; Sekkab Yuhronur Efendi, serta seluruh kepala OPD. Juga hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PAN-RB Didid Noordiatmoko.
Bupati Fadeli dalam kesempatan itu menyatakan, di lingkup Pemkab Lamongan saat ini sudah ada dua perangkat daerah yang sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintahannya (SAKIP) meraih nilai AA. Yakni Dinas Perikanan dan Kecamatan Lamongan. ‘’Konsekuensi dari capaian ini tidak hanya prestasi, tetapi pelayanan publik juga harus semakin berkualitas,’’ pesannya.
Karena itu, bupati meminta agar perjanjian kinerja yang sudah ditandatangani para kepala OPD agar dipenuhi. Jangan sampai ada perangkat daerah yang tidak bisa memenuhi target yang sudah ditetapkannya sendiri. "Pelayanan harus semakin baik. Program yang dibuat harus bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat,’’ tandasnya.
Bupati Fadeli menyebut, pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang sudah siap beroperasi saat ini, akan memusatkan seluruh pelayanan publik di Lamongan dalam satu gedung. ‘’Ini adalah bagian dari upaya untuk memberikan pelayanan publik yang prima,’’ terangnya.
Dia juga memberi apresiasi kepada perangkat daerah yang telah meraih nilai SAKIP  bagus, apalagi AA. ‘’Ini menunjukkan perangkat daerah tersebut sudah memahami tugas dan fungsinya,’’ tuturnya.
Hal senada disampaikan Didid Noordiatmoko. Dia memberi contoh pembangunan Alun - Alun Lamongan dengan berbagai fasilitasnya, yang kemudian banyak dikunjungi warga. Kebijakan ini menunjukkan kinerja Pemkab Lamongan bisa dirasakan dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
"Zona integritas adalah miniatur dari reformasi birokrasi. Dan reformasi birokrasi menunjukkan bahwa birokrasi itu ada untuk semakin mempermudah pelayanan kepada masyarakat di level apapun, " terangnya.
Dia menyebut yang dilakukan Pemkab Lamongan sudah baik. Dengan pencanangan zona integritas dan penandatanganan kinerja di awal tahun. ‘’Saya berharap Pemkab Lamongan nanti bisa menjadi tolak ukur dan menyebarkan virus kebaikan kepada pemerintah daerah lainnya,’’ tukas dia.
Saat ini, nilai SAKIP perangkat daerah Pemkab Lamongan yang sudah AA ada dua (Dinas Perikanan dan Kecamatan Lamongan). Tahun lalu belum ada yang bisa mencapai nilai AA. Selain itu sebanyak 50 perangkat daerah nilai SAKIP-nya A dan 13 perangkat daerah nilai BB.

BUKTI INTEGRITAS : Pembangunan Alun - Alun Kota Lamongan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh warga, sebagai salah satu bukti integritas Pemkab Lamongan.

BUKTI INTEGRITAS : Pembangunan Alun - Alun Kota Lamongan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh warga, sebagai salah satu bukti integritas Pemkab Lamongan. (PROTOKOL PEMKAB LAMONGAN/RDR.LMG)

(bj/feb/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia