Jumat, 21 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan
Tiga Partai Berkoalisi Pilkada Lamongan 2020

Bertekad Bawa Sholahuddin Jadi Bupati Lamongan

23 Januari 2020, 12: 31: 53 WIB | editor : Amin Fauzie

KOMPAK: Tiga partai menggelar Konsolidasi Koalisi Partai PKB, PDIP, dan Partai Gerindra menuju Lamongan Sembodo di Gedung Korpri Lamongan, kemarin (22/1).

KOMPAK: Tiga partai menggelar Konsolidasi Koalisi Partai PKB, PDIP, dan Partai Gerindra menuju Lamongan Sembodo di Gedung Korpri Lamongan, kemarin (22/1). (Istimewa)

Share this      

LAMONGAN - Konsolidasi Koalisi Partai PKB, PDIP, dan Gerindra menuju Lamongan Sembodo digelar di Gedung Korpri Lamongan, kemarin (22/1). Tiga partai dengan total perolehan 22  kursi di DPRD  Lamongan itu membuat poros. Tekad utamanya, mengantarkan  H Sholahuddin menjadi bupati Lamongan.
Koalisi diawali dengan penandatangan MoU di hadapan ratusan pengurus dan 44 masayikh dan kiai.  Ketua DPC PKB Lamongan H Abdul Ghofur menyatakan, MoU deklarasi ini sebagai bentuk keseriusan tim koalisi untuk memenangkan calon bupati dari kalangan nahdliyin dan santri.
‘’Partai yang bergabung dalam koalisi akan all-out berjuang bersama mengantarkan H Sholahuddin menjadi bupati Lamongan,’’ ucap Ghofur, politisi yang juga menjadi inisiator koalisi tiga partai tersebut.
Ketua DPC Partai Gerindra Lamongan H Tsalits Fahami memohon doa dari para kiai dan pengurus tiga partai. Sehingga, ke depan koalisi yang terjalin makin solid.
‘’Saya ini adalah kader NU sejak lama. Pengurus Gerindra Lamongan dari tingkat cabang hingga ranting, seratus persen berasal dari kader NU. Sehingga kita berkomitmen penuh mendukung bupati Lamongan asli kader NU,’’ terang mantan wakil bupati Lamongan periode 2005 - 2010 ini.
Sementara Ketua DPC PDI-Perjuangan Lamongan Saim, meminta partai koalisi ini tetap solid. Serta, dia berharap koalisi ini jangan sampai terpecah belah. Sehingga, seluruhnya terus berkomitmen memenangkan Kaji Sholah demi perubahan untuk Lamongan ke depan.
‘’Kita harus terus menjaga koalisi ini sekuat tenaga sampai calon yang didukung menjadi bupati Lamongan ke depan,’’ ujar mantan wakil ketua DPRD Lamongan ini.
H Sholahuddin menyampaikan, dirinya sudah bertekad menghibahkan jiwa dan raganya untuk kemajuan Lamongan. Tentunya dengan ridlo dan dukungan masyarakat dan para masyayikh dan kiai.
‘’Saya mau dicalonkan menjadi bupati ini karena ingin mewujudkan keinginan masyarakat, kiai, dan masyayikh, yakni bagaimana Lamongan dipimpin oleh orang yang dari bawah meniti karir sebagai santri dan juga kader NU,’’ ungkapnya.
Karena itu, dia mengajak partai koalisi, masyarakat, masyayikh, dan kiai untuk bersatu dalam satu barisan dengannya untuk membawa Lamongan yang Sembodo dengan program yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Sunan Drajat KH. Abdul Ghofur di hadapan seluruh pengurus tiga koalisi partai dan para kiai mengungkapkan bahwa dirinya akan all-out memenangkan H Sholahuddin menjadi bupati Lamongan.
‘’Saya seratus persen mendukung dan siap memenangkan H Sholahuddin untuk menjadi bupati Lamongan,’’ terangnya.
Menurut dia, dukungan penuh kepada ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) tersebut bukan tanpa alasan. Bagi dia, H. Sholahuddin sudah seperti anaknya, yang juga menjadi santri alumni Sunan  Drajat. Sehingga, jelas Kiai Ghofur, dirinya akan menjadi orang pertama yang mendukung dan merestui. 
‘’Sholahuddin itu sudah seperti anak saya sendiri, yang juga pernah mondok di Sunan Drajat waktu sekolah MTs dan MA. Otomatis saya harus mendukung dan memenangkan menjadi bupati,’’ terangnya. (*)

BERWIBAWA: H. Sholahuddin sudah mengantongi dukungan dari tiga partai, Masayikh, dan Kiai untuk maju sebagai Calon Bupati Lamongan.

BERWIBAWA: H. Sholahuddin sudah mengantongi dukungan dari tiga partai, Masayikh, dan Kiai untuk maju sebagai Calon Bupati Lamongan. (Istimewa)

(bj/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia