Senin, 17 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Dimajukan Bersama, Hasilnya Dinikmati Bersama

20 Januari 2020, 12: 14: 27 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

AJAK BERSAMA MEMBANGUN TUBAN: Setiajit ketika menyampaikan pidato di hadapan lima ribu peserta jalan sehat dan penonton orkes melayu Adella.

AJAK BERSAMA MEMBANGUN TUBAN: Setiajit ketika menyampaikan pidato di hadapan lima ribu peserta jalan sehat dan penonton orkes melayu Adella. (Istimewa)

Share this      

Sekitar lima ribu orang peserta jalan sehat bertitel Tuban Milik Bersama Bareng Bapak H. Setiajit, SH, MM menyemut di Lapangan Bahagia Desa Sumberejo, Kecamatan Rengel kemarin (19/1). Kebersamaan se­bagaimana tagline event tersebut benar-benar mampu diusung bakal calon bupati (bacabup) Tuban pada Pilkada 2020 itu. Terbukti, mereka yang berkumpul sejak pukul 05.00 itu tak berajak meninggalkan lapangan dan berbaur dengan penonton orkes melayu Adella itu hingga pukul 12.00. ‘’Tuban milik bersama. Dengan bersatu kita mampu membangun Tuban,’’ kata bakal calon bupati (bacabup) Setiajit memberikan semangat kepada massa yang menyemut memenuhi lapangan.
Sebelum mlaku bareng Setiajit menyusuri jalan desa setempat, peserta jalan sehat juga ikut senam bersama kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Pemprov Jatim itu.
Selama jalan bareng dengan hadiah utama sebuah motor tersebut, Setiajit terlihat ramah menyalami satu per satu massa. Juga melayani ajakan foto. Mantan Pjs bupati Jombang yang kemarin mengenakan kaus putih dan training hitam itu benar-benar mampu menyatu dengan massa. Setiajit tak kalah enjoy-nya berjoget ketika melantunkan tembang Perahu Layar dan didampingi salah satu biduanita Adella.
Tembang berbahas Jawa tersebut tidak
sekadar dinyanyikan pria kelahiran Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak tersebut. Namun, ada makna di balik liriknya. Maknanya kurang lebih, mengajak teman-teman untuk bergembira menikmati pantai nan indah. Meski hati berbunga-bunga, diingatkan tidak lupa diri. Keenakan dengan suasanya. Namun, harus pintar mengatur waktu untuk pulang karena besok kembali bekerja.
Ya, untuk Menjadikan Kabupaten Tuban yang Unggul, Sejahtera, dan Berkeadilan, sesuai visi Setiajit, perlu kerja keras semua elemen masyarakat.
Dalam berbagai kesempatan, Setiajit selalu mengatakan kalau diberi amanah memimpin Bumi Wali lima tahun ke depan, dirinya berusaha mendorong kemajuan yang luar biasa untuk Tuban.
Untuk mengembalikan kejayaan Tuban di masa lampau, kata dia, dibutuhkan sosok leadership atau kepemimpinan yang sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya. Termasuk program yang ditawarkan. Dia juga mengatakan, tiga hal yang memengaruhi kemajuan sebuah negara atau daerah. Yakni, kurangnya pimpinan yang visioner, inovatif, dan berani mengambil keputusan.
Hal lain yang memengaruhi, kurangnya sinergi dan pelibatan masyarakat dalam pembangunan serta kurangnya kebijakan anggaran dan program yang prorakyat.
Visi seorang pemimpin, menurut dia, sangat penting sebagai pemicu pembangunan dan kemajuan daerahnya. Sedang sinergi sangat diperlukan, sehingga tidak hanya mementingkan atau memerhatikan satu kelompok saja, namun menyelesaikan seluruh persoalan bersama-sama. ‘’Karena itu, jargon saya adalah Tuban Milik Bersama. Artinya tidak boleh ada kelompok tertentu yang merasa paling punya. Tapi milik bersama, maka dimajukan bersama dan hasilnya dinikmati bersama,’’ tegas bacabup PDI Perjuangan dan Partai NasDem itu.

MENYEMUT: Peserta jalan sehat yang memenuhi Lapangan Bahagia Desa Sumberejo, Kecamatan Rengel kemarin (19/1).

MENYEMUT: Peserta jalan sehat yang memenuhi Lapangan Bahagia Desa Sumberejo, Kecamatan Rengel kemarin (19/1). (Istimewa)

(bj/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia