Senin, 17 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Blora
Terkait Mulai Aktifnya Bandara Ngloram

Perusahaan Belum Merespon

15 Januari 2020, 13: 59: 46 WIB | editor : Amin Fauzie

SIAP BEROPERASI : Landasan Bandara Ngloram juga menarik untuk selfie. Meski sudah siap beroperasi, namun perusahaan sekitar Blo ra belum merespon untuk memanfaatkannya.

SIAP BEROPERASI : Landasan Bandara Ngloram juga menarik untuk selfie. Meski sudah siap beroperasi, namun perusahaan sekitar Blo ra belum merespon untuk memanfaatkannya. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BLORA, Radar Bojonegoro – Paska uji coba pendaratan pesawat di Bandara Ngloram Sabtu (11/1) lalu, perusahaan-perusahaan besar di sekitar Blora belum menunjukkan respon. Terkait kemungkinan memanfaatkan bandara tersebut untuk sarana mobilisasi operasionalnya.
Seperti Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL). Perusahaan migas multinasional yang paling dekat dengan Bandara Ngloram ini belum menunjukkan minat memanfaatkan bandara tersebut.
Saat dikonfirmasi wartawan koran ini, Humas EMCL, Rexy Mawardidjaja tidak memberikan tanggapan spesifik. Dia hanya mengatakan, secara operasional, EMCL memilih moda transportasi yang aman. ‘’Dalam beroperasi di lapangan Banyu urip, EMCL memanfaatkan moda transportasi yang aman  dan efisien di sekitar wilayah operasi,’’ ujarnya melalui pesan singkat.
Ketika ditanya, apakah pesawat menurutnya termasuk moda transportasi yang aman? Ternyata Rexy tidak bersedia menjawab.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) Cepu, Arisona mengaku, pihaknya mendorong kepada pelanggan sertifikasi dan diklat di PPSDM untuk memanfaatkan layanan penerbangan di Bandara Ngloram nantinya.
Hanya saja pihaknya masih menunggu adanya pesawat komersial yang beroperasi. Bukan pesawat carter. ‘’Kami nunggu ada yang komersial, itu lebih baik,’’ tandasnya.
Sedangkan Pertamina EP Asset 4 Field Cepu belum memberikan tanggapan terkait keberadaan Bandara Ngloram. Saat dikonfirmasi melalui Humas Pertamina EP Asset 4 Field Cepu belum memberikan tanggapan. Bahkan pesan singkat wartawan ini tak dibalas.
Sama dengan sikap Pertamina EP, Humas Semen Indonesia (SI) saat dikonfirmasi melalui Manager Kepala Unit Humas SI, Syaichul Amin juga belum memberikan tanggapan. Begitu juga dengan PT. GMM Bulog juga belum memberikan tanggapan, apakah akan memanfaatkan pesawat carter melalui Bandara Ngloram atau tidak.
Terpisah, Kepala Satuan Pelaksana Bandara Ngloram, Abdul Rozzaq mengatakan, tahun ini jika ada perusahaan atau perseorangan yang mau carter dan mendarat di Bandara Ngloram sudah bisa dilayani.‘’Bisa, sangat bisa,’’ ujarnya.
Untuk pesawat carter, menurut dia, penumpangnya sudah jelas. Tinggal nanti proses transit dan pemeriksaan sudah bisa dilakukan. Proses carter akan berhubungan langsung dengan perusahaan pesawat carter dan pemesan. ‘’Kami hanya melayani, bagaimana pesawat carter menggunakan Bandara Ngloram, dan penumpang bisa mendapatkan pelanyanan yang nyaman dengan fasilitas yang terbatas,’’ ujarnya.
Dia menambahkan, pesawat yang bisa mendarat dengan panjang landasan 1.200 meter di abnadar itu adalah pesawat ATR-72 terbatas.

(bj/fud/feb/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia